Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Menuju PTM, 95 Persen Guru SMPN 7 Tarakan Sudah Vaksinasi, Nur Kholis: Tunggu Izin Ketua Satgas 

Total dipekirakan 95 persen guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Tarakan yang sudah menjalani vaksinasi.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Nur Kholis, Sekretaris Tim Satgas Covid-19 di SMPN 7 Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Total dipekirakan 95 persen guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Tarakan yang sudah menjalani vaksinasi.

Sampai saat ini, SMP Negeri 7 Tarakan masih menunggu izin dari Ketua Satgas Covid-19 untuk pelaksanaan pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Dikatakan Nur Kholis Marjuni, Guru, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 di SMPN 7 Tarakan, dari sisi sarana dan prasarana sudah sangat siap untuk pelaksanaan PTM. Mulai dari tempat mencuci tangan, hand sanitizer dan penerapan ruang kelas kapasitas 50 persen.

Baca juga: Jelang PTM Juli Mendatang, Vaksinasi Guru SMP di Kota Tarakan Capai 50 Persen

Baca juga: PTM Dilaksanakan Awal Juli, Vaksinasi Guru PAUD dan SD hingga SMP di Kaltara Mencapai 80 Persen

Ia mengakui, di SMPN 7 sudah melakukan simulasi kegiatan PTM di dalam kelas. Disdik Tarakan juga sudah melakukan verifikasi berkas terlebih dahulu.

"Setelah itu tim melihat langsung simulasi. Ini sudah dilakukan sejak sebulan lalu," urainya.

Baca juga: Jelang PTM, Disdikbud Bulungan Klaim Vaksinasi Guru Telah 75 Persen, Yakin Sebelum Juli 2021 Selesai

Setelah semuanya clear, pihaknya juga sudah mengajukan izin kepada ketua Satgas Covid-19 dalam hal ini adalah surat rekomendasi izin dari Wali Kota Tarakan dr Khairul, M.Kes.

"Sudah kami ajukan ke disdik untuk diminta surat izin kepada ketua satgas untuk mendapatkan SK. Karena itu kan syarat terakhirnya termasuk semua berkas harus dilengkapi," beber Nur Kholis.

Aktivitas vaksinasi guru di Ruang Serbaguna Pemkot Tarakan.
Aktivitas vaksinasi guru di Ruang Serbaguna Pemkot Tarakan. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Adapun saat proses verifikasi berkas, setelah berkas selesai dan dinyatakan lengkap, tim penilai dari Disdik akan mengecek ulang ke lapangan atau turun langsung ke sekolah untuk memastikan kesesuaian laporan dalam berkas.

"Mereka cek apakah betul fasilitas di sekolah lengkap, proses PTM-nya sesuai SOP kah, karena kami juga ada buat SOP terkait penanganan Covid-19 di SMPN 7 Tarakan," urai pria yang juga saat ini sebagai Ketua PPDB Kota Tarakan.

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Malinau Target Juli 2021 Vaksinasi Guru Selesai: Tunggu Kuota dari Dinkes 

Termasuk pula dari sisi sarpras yang ada, izin dari orang tua siswa dan indikator persyaratan lainnya yang semua tertuang dalam SOP.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved