Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Tertipu Akun Palsu Facebook, Gadis 18 Tahun di Kutim Dirudapaksa, Pelaku Ikat Tangan & Mulut Korban

Tertipu akun palsu Facebook, gadis 18 tahun di Kutim Dirudapaksa, saat melakukan aksi bejadnya, pelaku ikat tangan & mulut korban.

Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/SYIFA'UL MIRFAQO
Polres Kutim menggelar konferensi pers kasus rudapaksa di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. TRIBUNKALTARA.COM/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTARA.COM, SANGATTA  - Tertipu akun palsu Facebook, gadis 18 tahun di Kutim Dirudapaksa, saat melakukan aksi bejadnya, pelaku ikat tangan & mulut korban.

Nasib malang menimpa SM, gadis berusia 18 tahun yang menjadi korban rudapaksa oleh pria yang baru dikenalnya lewat media sosial facebook.

Pelakunya seorang laki-laki berinisial MSN (23) warga Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Baca juga: Ayah Tiri di Paser Tega Rudapaksa Anak SD Hingga Hamil, Korban Ngaku 3 Kali, Ini Pengakuan Pelaku

Baca juga: Tiga Pria Remaja Rudapaksa Gadis di Bawah Umur akan Ditahan di Lapas Anak, Ancaman 15 Tahun Penjara

Baca juga: BEJAT Ayah di Sidoarjo Ancam Bunuh & Rudapaksa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Kemen P3A Bereaksi Keras

Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko pada konferensi pers pengungkapan kasus pemerkosaan menyebut, pelaku MSN mengenal SM melalui facebook.

"MSN membuat akun facebook palsu menggunakan foto pria ganteng dan mengaku bernama Nathan," ujarnya, Selasa (15/6/2021).

Mulanya, MSN berpura-pura sebagai Nathan mengundang SM ke rumahnya untuk acara makan-makan sekaligus mengenalkan SM kepada orang tuanya pada Rabu (9/6/2021) lalu.

SM bersedia untuk datang ke rumah pelaku setelah selesai bekerja dan pelaku menyampaikan bahwa nanti yang akan menjemput adalah MSN yang berpura-pura sebagai adik Nathan.

Kemudian sekitar pukul 23.30 Wita, pelaku menjemput korban di warung makan menggunakan sepeda motor.

"Setelah menjemput korban, pelaku membawa korban keliling-keliling ke arah Jalan Kenyamukan, sampai akhirnya berhenti di pinggir jalan. Pelaku kemudian turun dari sepeda motor dan mengikat tangan korban menggunakan lakban warna hitam," ucapnya.

Korban sempat berusaha melarikan diri saat dibawa pelaku masuk ke dalam gang, akan tetapi tetap berhasil dilumpuhkan oleh MSN.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved