Breaking News:

Lawan Covid19

Bio Farma dan Nusantics Buat Alat Uji Deteksi Covid-19 Metode Kumur,Tingkat Akurasinya 93,57 persen.

Perusahaan farmasi Bio Farma dan perusahaan rintisan bioteknologi Nusantics berhasil membuat Bio Saliva, alat uji deteksi Covid-19 dengan metoda kumur

Editor: Sumarsono
Biofarma.co.id
Bio Saliva, alat uji deteksi Covid-19 dengan metoda kumur (gargling) 

TRIBUNKALTARA.COM, JAKARTA – Satu lagi alat pendeteksi Covid-19 ditemukan oleh perusahaan farmasi di Indonesia bekerja sama dengan rumah sakit dan  perguruan tinggi.

Kali ini, perusahaan farmasi Bio Farma dan perusahaan rintisan bioteknologi Nusantics berhasil membuat Bio Saliva, alat uji deteksi Covid-19 dengan metoda kumur (gargling).

Menurut CTO Nusantics, Revata Utama, metode kumur ini jauh lebih nyaman untuk mendeteksi virus Corona dalam tubuh pasien dengan atau tanpa gejala.

"Bio Saliva merupakan pelengkap dari produk sebelumnya, mBioCov19," ujar Revata.

Baca juga: Kisah Paulus, Selamat dari Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Ternyata Gara-gara Tes Covid-19

Proses pengembangan Bio Saliva melibatkan 400 lebih sampel dari pasien positif Covid-19, baik pasien rawat jalan, rawat inap, dan riset validasi selama kurang lebih 7 bulan.

Dikemukakan, proses uji validasi sudah selesai dilakukan bersama Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), dan Rumah Sakit dr Kariadi (RSDK) Semarang, Jawa Tengah.

Bio Saliva sendiri telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan sejak 1 April 2021 dengan Nomor KEMENKES RI AKD 10302120673.

Ditambahkan Revata, alat pendeteksi Covid-19 Bio Saliva memiliki keunggulan dibanding alat uji yang beredar di pasaran saat ini.

Baca juga: PT Pelni Nunukan Siapkan & Layani Rapid Test, Penumpang Kapal Wajib Lengkapi HAC dan Rapid Antigen

Sampel yang digunakan dalam proses pengembangan produk, seluruhnya berasal dari pasien Indonesia, sehingga memiliki kesesuaian dengan karakter penduduk Indonesia.

Bio Saliva dapat mendeteksi hingga angka CT 40 dan memiliki performance yang sangat baik untuk CT kurang dari 35 dengan sensitivitas hingga 93,57 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved