Berita Kaltara Terkini
Sempat Disemprot Disinfektan, Rumah Jabatan Gubernur Kaltara di Tanjung Selor Sepi dari Aktivitas
Rumah Jabatan Gubernur Kaltara, berlokasi di Jalan Enggang Tanjung Selor, terpantau sepi. Sejak dilakukan penyemprotan disinfektan.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Rumah Jabatan Gubernur Kaltara, berlokasi di Jalan Enggang Tanjung Selor, terpantau sepi.
Terpantau hanya terdapat beberapa petugas kebersihan dan penjaga dari Satpol PP Kaltara yang berada di sekitar Rumah Jabatan Gubernur.
Menurut salah seorang petugas Satpol PP yang berjaga di Rumah Jabatan, kediaman Gubernur Kaltara ini sempat disemprotkan disinfektan pada hari Sabtu lalu.
Baca juga: Positif Covid-19, Gubernur Kaltara Zainal Sempat Kunjungi Apau Kayan, Kontak Erat Lagi Ditracing
Namun dirinya belum mengetahui apakah penyemprotan akan kembali dilaksanakan pada hari ini, Minggu (11/7/2021).
"Kemarin sempat disemprot, kalau hari ini saya kurang tahu," ujarnya.
Baca juga: Gubernur Kaltara dan Istri Positif Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri di Rumah Jabatan
Penyemprotan diketahui dilakukan kemarin, di hari yang sama Gubernur Kaltara Zainal Paliwang beserta Istri Rachmawati Zainal dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19.
Di mana saat ini, keduanya tengah menjalani isolasi mandiri.
Sementara itu Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy mengatakan, Gubernur Kaltara Zainal Paliwang beserta istri akan menjalani isolasi mandiri selama 10 Hari.
"Peraturan Isoman biasanya 10 Hari setelah diambil sampel," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy.
Baca juga: BREAKING NEWS Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Rujab
Meskipun demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan Gubernur Zainal tidak akan menjalani Isoman selama 10 Hari penuh, apabila dirinya dinyatakan negatif dari hasil test PCR.
Adapun test swab PCR biasanya akan dilakukan satu minggu setelah swab test PCR yang pertama.
"Tapi kalau dalam masa itu ada follow up dengan pemeriksaan PCR kembali, dengan hasil negatif, bisa saja sudah dinyatakan sembuh," terangnya.
"Biasanya sekitar seminggu setelah swab pertama, tapi nanti akan dilihat situasi dan kondisinya seperti apa," tambahnya.
Terkait pemantauan selama masa Isoman, Agust mengatakan pihaknya menyerahkan hal tersebut kepada tim dari Dinkes Bulungan.
Di mana teknis pemantauan dapat dilakukan tanpa harus mendatangi Rumah Jabatan setiap harinya.
Baca juga: Pembangunan PLTA Kayan di Peso, Gubernur Kaltara Zainal Paliwang Sebut Belum Ada Pekerjaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/rumah-jabatan-gubernur-kaltara-2.jpg)