Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Pasien Positif Covid-19 Varian Delta Sudah Sembuh, Walikota Tarakan dr Khairul Ingatkan Prokes Ketat

Pasien positif Covid-19 varian Delta sudah sembuh, Walikota Tarakan dr Khairul ingatkan kepada masyarakat Kota Tarakan patuhi prokes ketat.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Pasien positif Covid-19 varian Delta sudah sembuh, Walikota Tarakan dr Khairul ingatkan kepada masyarakat Kota Tarakan patuhi prokes ketat.

Varian Delta terkonfirmasi sudah masuk di Kota Tarakan. Ini berdasarkan rilis dari Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara, Selasa (20/7/2021).

Dibeberkan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara, Agust Suwandy, hasil itu didapatkan dari hasil pemeriksaan Litbangkes Kemenkes RI pada Senin lalu, atas spesimen yang dikirim dari lima Kabupaten Kota di Kaltara, pada 24 Juni sebelumnya.

Baca juga: Pasien Covid-19 Varian Delta di Tarakan sudah Sembuh, Khairul Tetap Wanti-wanti Masyarakat

Baca juga: 1 Spesimen Asal Malinau Positif Corona Varian Delta, 6 Spesimen Lain Masih Diperiksa di Balitbangkes

Baca juga: Virus Corona Varian Delta Juga Ditemukan di Malinau, Kadis Kesehatan Beber Kondisi Terkini Pasien

Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes mengungkapkan, pada dasarnya mau varia napa saja yang muncul yang terpenting saat ini adalah pengetatan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Ia membeberkan, dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan jenis varian Delta sudah sembuh.

“Informasinya ternyata sudah sembuh orangnya,” beber dr. Khairul kepada TribunKaltara.com.

Ia melanjutkan jika dipertanyakan soal penanganan, pada dasarnya sama saja dengan varian lainnya.

“Mau varian apapun sama saja penanganannya di rumah sakit. Pencegahannya juga sama. Prokesnya sama. Cara pencegahannya sama. Pakai 5M. Penangana isolasi sama tidak ada bedanya,” jelasnya.

Ia melanjutkan memang varian Delta itu lebih cepat proses penularannya. Namun menurutnya, semua jenis virus jika dia baru memasuki tubuh yang belum dikenal pasti bisa cepat masuk.

“Karena tubuh belum punya antibodi terahdap virus. Sama dulu Sars Cov2 cepat sekali juga awalnya. Jadi menurut saya varian baru itu biar penetliti yang memiliki pekerjaan. Kita di pemerintah daerah fokus termasuk masyarakat dalam hal penerapan prokes,” tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved