Berita Malinau Terkini

Orang Tua di Malinau Keluhkan Semangat Belajar Siswa Menurun, Minta Penyesuaian Daring

Selama perpanjangan PPKM level 3, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara Daring atau Online. Semangat siswa belajar menurun.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Aktivitas peserta didik di sebuah satuan pendidikan Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kabupaten Malinau menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM level 3 di Kalimantan Utara.

Selama perpanjangan PPKM level 3, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara Daring atau Online.

Orang tua siswa di SDN 002 Malinau, Maharani mengaku kesulitan membimbing putranya belajar selama pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Baca juga: PPKM Level 3 di Malinau Diperpanjang Hingga 9 Agustus, Optimalkan Posko Desa & RT Guna Penguatan 3T

Menurutnya, selain masalah koneksi, minat belajar anak juga mempengaruhi semangat belajar dan kemampuan putranya menyerap pelajaran

"Dia sekarang sudah naik kelas 3, tapi masih mengeja, dan kesulitan membaca. Namanya anak-anak, semangat belajar di rumah kurang. Motivasinya pegang hape cuma main game," ujarnya, Sabtu (7/8/2021).

Baca juga: PPKM Level 3 Berakhir Besok, Kemungkinan Diperpanjang? Berikut Keterangan Satgas Covid-19 Malinau

Keluhan orang tua terkait semangat belajar anak hampir sama hampir di sejumlah daerah. Sulit menumbuhkan minat belajar siswa.

Hal tersebut diakui Ketua Komisi 1 Bidang Pendidikan DPRD Malinau, Dolvina Damus sebagai salah satu permasalahan selama pandemi Covid-19.

ILUSTRASI - PPKM Level 4. (TribunKaltara.com)
ILUSTRASI - PPKM Level 4. (TribunKaltara.com) (TribunKaltara.com)

"Kami sering dengar keluhan dari orang tua siswa, soal kurangnya motivasi dan semangat belajar siswa. Ada kejenuhan peserta didik, karena bobot pembelajaran juga bertambah selama belajar online," katanya.

Menurutnya, perlu ada penyesuaian bahan pembelajaran dan bobot tugas siswa. Saat ini, orang tua dan guru didera permasalahan yang sama, motivasi belajar siswa.

Baca juga: Malinau Terapkan PPKM Level 3, Permintaan Alat Pelindung Diri dan Alat Tes Antigen Meningkat

Sebab, kurikulum yang ada saat ini terkesan justru menjadi beban buat peserta didik. Tidak mengherankan fenomena learning loss merata hampir di seluruh satuan pendidikan.

Ia mengusulkan agar direncanakan penyesuaian kurikulum termasuk durasi pembelajaran. Dirancang dengan metode belajar ramah anak.

Contohnya, tiap sesi pembelajaran diselingi dengan hiburan dan permainan. Orientasi pembelajaran diupayakan menyenangkan bagi peserta didik.

"Perlu penyesuaian, baik dari segi durasi maupun bahan ajarnya. Jangankan anak-anak, orang dewasa pun jenuh kalau terus menerus di depan layar.

Baca juga: Penerapan PPKM Level 3 di Malinau, Pelaku Usaha Sebut tak Masalah Asal Pemerintah Gelar Sosialisasi

Menurut saya, paling penting adalah kurikulum yang dirancang, ramah untuk peserta didik. Permasalahan saat ini adalah motivasi belajar anak. Semoga nanti kita bisa usulkan, dan dibahas bersama," katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved