Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Efek Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19, Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan Dorong Penggunaan Produk Lokal

Efek ekonomi akibat pandemi Covid-19 di wilayah Kaltara, Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan dorong pPenggunaan produk lokal Kaltara.

TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan terlihat mengenakan produk lokal yakni topi rotan dengan motif Dayak Kenyah saat ditemui di Gedung Gadis Tanjung Selor, Senin (6/9/2021).(TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Efek ekonomi akibat pandemi Covid-19 di wilayah Kaltara, Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan dorong pPenggunaan produk lokal Kaltara.

Pandemi Covid-19 diperkirakan belum akan berakhir dalam waktu dekat. Hingga kini, belum ada yang dapat memprediksi secara presisi akhir dari pandemi.

Baca juga: Kirim 31 Atlet ke PON Papua XX, Gubernur Kaltara Zainal Paliwang Belum Pastikan Hadiri Pembukaan

Kondisi pandemi yang masih berlangsung ini, menjadikan banyak sektor industri terpukul.

Menanggapi hal tersebut, Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan mengatakan masyarakat Kaltara harus dapat beradaptasi dan bertahan dengan kekuatan yang dimiliki.

Salah satunya dengan mendorong sektor ekonomi skala kecil yang menghasilkan produk lokal, yang dirasa masih dapat bertahan di tengah kondisi pandemi.

"Industri besar itu stagnan semua, tapi industri kecil itu masih hidup, jadi ini yang kita dorong," kata Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan, Senin (6/9/2021).

"Karena pandemi ini bukan hanya setahun dua tahun, mungkin bisa lima tahun ke depan, jadi tidak ada jalan lain, supaya masyarakat Kaltara bisa bertahan secara ekonomi dengan kekuatannya sendiri," tambahnya.

Menurut Mantan Bupati Malinau ini, salah satu cara mendorong ekonomi skala lokal ialah dengan mempopulerkan produk pangan lokal.

"Salah satu strategi pembangunan daerah adalah pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi berbasiskan produk masyarakat," katanya.

Baca juga: Ancam Akan Ambil Langkah Tegas, Korda FKUI Kaltara Mesran: Audiensi dengan Gubernur Hari Jumat ini

"Produk pangan lokal tidak hanya beras saja termasuk ubi, singkong, keladi dan umbi umbian lain, dan itu harus diolah, kita juga ingin pola konsumsi dan budaya ini didorong, jadi kita dorong produk lokal ini juga harus berkualitas," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved