Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Oknum Pelaku Vaksinasi Berbayar di Tarakan Akui Tawarkan Satu Paket dengan Swab PCR & Tiket Pesawat

Oknum pelaku Vaksinasi Covid-19 berbayar di Kota Tarakan akui tawarkan vaksinasi berbayar satu paket dengan swab PCR dan tiket pesawat.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Pelaku (bertopi putih) berinisial VD yang dihadirkan dalam rilis Polres Tarakan terkait pengungkapan kasus vaksinasi berbayar, Rabu (8/9/2021). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Oknum pelaku Vaksinasi Covid-19 berbayar di Kota Tarakan akui tawarkan vaksinasi berbayar satu paket dengan swab PCR dan tiket pesawat.

Polres Tarakan berhasil mengungkapkan kasus dugaan vaksinasi berbayar melibatkan oknum PNS yang diduga menjadi calo menyediakan layanan tersebut bagi pelaku perjalanan.

Dikatakan Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi mengungkapkan kronologis kejadian.

Seperti diwartakan sebelumnya, Unit Tipikor Satreskrim Polres Tarakan telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seseorang yang diduga ada kaitannya dengan vaksin berbayar.

Baca juga: Polres Tarakan Ungkap Kasus Vaksinasi Covid-19 Berbayar, Amankan Satu Oknum PNS Diduga jadi Calo

“Yang mana kami sebelumnya kami sudah lakukan penyelidikan selama dua minggu. Kami selidiki dan informasi itu kami peroleh dari masyarakat juga,” beber IPTU Muhammad Aldi.

Lebih lanjut dikatakan Muhammad Aldi, informasi dari masyarakat, keberadaan vaksin berbayar yang ada di Kota Tarakan. Dan berdasarkan informasi itu, pihaknya pun melakukan penyelidikan.

IPTU Muhammad Aldi mengakui, pihaknya menerima informasi bahwa, di tanggal 2 September 2021 lalu, ada empat orang yang mana dalam hal ini sebagai saksi sudah mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksin.

“Tapi belum juga mendapatkan vaksin. Lalu, keempat orang ini meminta tolong terhadap pelaku yang hari ini kami amankan. Pelaku beirinisial VD, pelaku VD berperan sebagai semacam calo yang bisa mengurus untuk kegiatan vaksin tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Serentak Polres Tarakan, AKBP Fillol Praja: Sasar Warga Panti & Rumah Ibadah

Namun lanjutnya dalam hal ini, si pelaku dengan modusnya menawarkan berupa paket, dimana paket itu selain vaksin itu juga ada PCR dan juga tiket untuk keberangkatan.

“Jadi kami lanjutkan di hari Kamis tersebut tanggal 2 September 2021, empat orang tersebut memberikan uang sejumlah Rp 5 juta. Uang Rp 5 juta ini adalah DP terhadap pelaku VD,” bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved