Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

PPKM Level 4 untuk Kelima Kali, Pemkot Tarakan Testing Cari Orang Positif Covid-19, Ada 1.457 Sampel

Setelah resmi dikeluarkannya Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 44 Tahun 202, Kota Tarakan kini untuk kali kelima mendapatkan status PPKM Level 4.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Kegiatan testing yang sudah berkali-kali dilakukan di beberapa titik selain di Dinkes Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Setelah resmi dikeluarkannya Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 44 Tahun 202, Kota Tarakan kini untuk kali kelima mendapatkan status PPKM Level 4.

Diketahui Kota Tarakan masuk dalam PPKM Level 4 sejak 26 Juli 2021 lalu. Dikatakan Wali Kota Tarakan, dr Khairul, M.Kes, alasan Tarakan masuk PPKM Level 4 karena merupakah wilayah aglomerasi.

Dengan adanya penerapan Level 4 ini, mempengaruhi berbagai sektor seperti pelaksanaan PTM yang mungkin masih ditunda. Lalu sektor lainnya seperti kegiatan pusat yang dilaksanakan di Kota Tarakan otomatis ikut ditunda.

Baca juga: Naik Tingkat jadi PPKM Level 4, Bupati Bulungan Syarwani Sebut Pembelajaran Tatap Muka Berlanjut

“Kita diperpanjang sampai tanggal 4 Oktober. Kalau dilihat memang sebenarnya, internal kita tidak masalah. Persoalannya kegiatan-kegiatan pusat dari kementerian mereka gak bisa lakukan. Berdampak kepada sektor perhotelan walau volumenya tidak banyak,” jelasnya.

Ia melanjutkan, ini adalah upaya maksimal yang sudah dilakukan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan. Kasus sudah berhasil mengalami penurunan. Kemudian testing bisa sampai 800-900 sampel dalam sehari.

Baca juga: Bulungan Terapkan PPKM Level 4, Bagaimana Kegiatan Masyarakat, Ini Jawaban & Fokus Bupati Syarwani

“Bahkan pernah tembus 1.000 lebih dalam sehari kita lakukan mencari kasus. Tidak menunggu kasus muncul atau kasus datang. Malah kita yang mencari terus,” jelasnya.

Ia menyebutkan misalnya di tanggal 19 September 2021, hasil testing yang dilakukan 1.457 sampel. Kemudian hasil dari 1.457 orang yang menjalani swab antigen tersebut ditemukan positif 19 kasus.

Kegiatan testing yang sudah berkali-kali dilakukan di beberapa titik selain di Dinkes Tarakan.
Kegiatan testing yang sudah berkali-kali dilakukan di beberapa titik selain di Dinkes Tarakan. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

“Dari testing itu 19 kasus konfirmasi positif. Jadi kalau dibandingkan jauh semua. Dan mereka itu OTG semua. Kalau dihitung ya angka positif rate kita hanya 1,3 persen. Kalau di bawah 5 positif rate-nya sebenarnya sudah bisa masuk zona hijau,” jelasnya.

Sehingga pihaknya juga bingung dengan kebijakan pemerintah pusat Tarakan masih masuk dalam PPKM Level 4.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved