Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Optimalkan Akuisisi Peserta, BPJAMSOSTEK Tarakan Sosialisasi Langsung ke Masyarakat Nelayan

BPJS Ketenagakerjaan Tarakan melakukan sosialisasi kepada pekerja nelayan wilayah Kecamatan Tarakan Utara di Ruang Pertemuan SMKN 3 Tarakan.

Editor: Amiruddin
HO/BPJS Ketenagakerjaan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tarakan melakukan sosialisasi kepada pekerja nelayan wilayah Kecamatan Tarakan Utara di Ruang Pertemuan SMK N 3 Tarakan Jl. Juata Laut Tarakan, Rabu (6/10/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tarakan melakukan sosialisasi kepada pekerja nelayan wilayah Kecamatan Tarakan Utara di Ruang Pertemuan SMKN 3 Tarakan Jl. Juata Laut Tarakan, Rabu (6/10).

Kegiatan ini dilakukan untuk menyampaikan informasi mengenai peningkatan manfaat program kepada seluruh pekerja Nelayan Kota Tarakan khususnya di Kecamatan Tarakan Utara.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Hormati Putusan MK, Tetap Fokus Kejar Perluasan Kepesertaan

Program yang disampaikan yaitu sektor Bukan Penerima Upah (BPU) atau pekerja mandiri, dimana dengan iuran yang sangat murah sudah dilindungi dengan dua Program Jaminan Sosial yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian.

Wilayah Kecamatan Tarakan Utara banyak didominasi pekerja nelayan seperti petambak, nelayan tangkap, dan sektor informal lainnya.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Dinas Perikanan Kota Tarakan tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi tenaga kerja perikanan melalui mekanisme pelayanan administrasi surat rekomendasi di Dinas Perikanan Kota Tarakan pada tanggal 9 September 2021.

Pps. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan Nanda Sidhiq Saputro menyampaikan Program BPJS Ketenagakerjaan memiliki banyak manfaat.

Salah satu Program yang sangat terjangkau dengan iuran yang sangat murah yaitu Program Bukan Penerima Upah bagi pekerja informal.

“Kepada semua masyarakat Kalimantan Utara khususnya Kota Tarakan yaitu pekerja sektor Informal, agar mendaftar menjadi peserta Program Bukan Penerima Upah.

Agar memiliki perlindungan jaminan sosial, dimana saat melakukan aktivitas bekerja sudah memiliki jaminan, sehingga jika terjadi kecelakaan kerja biaya akan menjadi tanggungan BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan kebutuhan medis,” terangnya.

Nanda menjelaskan setiap sektor pekerjaan memiliki resiko masing-masing yang tidak tau kapan datangnya. Jika peserta berhenti bekerja maka dapat melakukan klaim Jaminan Hari Tua untuk dapat digunakan sebagai modal usaha atau kebutuhan keluarga lainnya.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bersama Gubernur Kaltara Salurkan Santunan Kematian & Kontingen Atlet PON Papua

“Selama ini kebanyakan pekerja yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial adalah pekerja seperti di perusahaan atau pabrik, padahal resiko kecelakaan kerja bisa terjadi kepada setiap tenaga kerja, khususnya pekerja sektor informal.

Melalui sosialisasi ini kami berharap seluruh pekerja Nelayan di Kota Tarakan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan aga tenaga kerja dapat bekerja dengan tenang dan nyaman,” tutupnya. (Adv)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved