Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Bupati Bulungan Syarwani Sebut Dua Investor Minati PLTA Kayan: Masih Tahap Kelengkapan Berkas

Bupati Bulungan Syarwani menerima laporan dari jajaran Pemkab Bulungan bahwa dua investor besar, sudah mulai bertahap mengerjakan kelengkapan berkas.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Bupati Bulungan Syarwani Senin (18/10/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)  direncanakan akan meresmikan Kawasan Green Industrial Park di Kaltara pada November mendatang.

Hal ini diungkapkan, Bupati Bulungan Syarwani menerima laporan dari jajaran Pemkab Bulungan bahwa dua investor besar, sudah mulai bertahap mengerjakan kelengkapan berkas.

"Ya tentu ini bagian yang akan berprogres ya, dan mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi tahun ini kawasan groundbreaking bisa terlaksana," ungkap Syarwani Senin (18/10/2021).

Baca juga: Presiden RI Joko Widodo akan Resmikan Green Industrial Park di Kaltara, Ini Respon Bupati Bulungan

"Dan akan bersamaan pembangunan PLTA, karena mau bagaimana pun kawasan industri itu butuh energi besar," tambahnya kepada TribunKaltara.com.

Pembangunan Kawasan industri yang menghasilkan energi hijau di atas lahan seluas 20.000 hektar nantinya dihasilkan dari hydroenergy atau pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang berasal dari aliran Sungai Kayan.

Baca juga: Dua Investor Minati PLTA Sungai Kayan, Ini Respons Bupati Bulungan Syarwani

"Sehingga dalam hal ini kita harapkan, kawasan industri itu sudah dilaksanakan peresmian groundbreakingnya tentu akan diikuti dengan progres pembangunan PLTA secara bersamaan," jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Bulungan Syarwani mengatakan konsep Green Industrial Park yang dicanangkan presiden Jokowi tidak terlepas dari pembangunan proyek strategis nasional.

Bupati Bulungan Syarwani
(TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)
Bupati Bulungan Syarwani (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Tentu pasokan kebutuhan energi dari KIPI tersebut nantinya disuplai dari energi hijau yang dihasilkan PLTA Kayan, sebab KIPI itu dibangun pasti butuh energi dan tentu sumber energi utamanya di PLTA itu," terangnya.

Syarwani menjelaskan, hadirnya investor untuk mendukung pembangunan PLTA segera cepat terlaksana karena izin pembangunan dan solusi penanganan lingkungan pada daerah tersebut sudah selesai dengan proses peraturan hukum berlaku.

Baca juga: Pembangunan PLTA Sungai Kayan di Peso Bulungan Tetap Berjalan, Khaeroni: Gudang Ledak Juga Sudah Ada

"Masalah lingkungan, termasuk izin lokasinya sudah diberikan, sudah ditentukan kawasan pinjam pakai hutan itu sudah ditangani pemerintah pusat," tutupnya.

(*)

Penulis: Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved