Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Hingga November Triwulan 3, Realisasi Penerimaan PKB dan BBNKB Tembus Rp 54,6 Miliar

Realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) & pajak BBNKB serta pajak AP UPTD Dispenda Provinsi Kaltara Wilayah Tarakan mencapai Rp 56 miliar.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Aktivitas pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kantor Bersama Samsat Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan pajak BBNKB serta pajak AP UPTD Dispenda Provinsi Kaltara Wilayah Tarakan mencapai Rp 56 miliar.

Angka realisasai penerimaan pajak tersebut berlaku hingga 12 November 2021. Dikatakan Irawan, Kasi Pembukuan dan Penagihan UPTD Dispenda Provinsi Kaltara Wilayah Tarakan, sejauh ini realisasi penerimaan pajak tersebut tercatat sudah mencapai 72 persen.

“Itu dari target sekitar 75 persen. Lanjut nanti sampai Desember optimis mudahan bisa sampai 100 persen,” ujar Irawan.

Baca juga: Pemprov Kaltara Hapuskan Denda Pajak Kendaraan dan Terapkan Pemotongan 20 Persen Bayar Pokok PKB

Ia melanjutkan tersisa 25 persen dalam waktu 1,5 bulan untuk mengejar target yang ditetapkan. Targetnya sendiri penerimaan diupayakan mencapai Rp 45 miliar.

“Yang sudah tercapai sekitar Rp 29,5 miliar. Item pajak daerahnya yakni pokok pajak kendaraan bermotor (PKB),” ujarnya.

Baca juga: Gelar Jumpa Pagi, Pemkot Tarakan Evaluasi Pencapaian Pajak dan Retribusi Daerah

Ia melanjutkan, masih ada sekitar Rp 11,4 miliar yang harus dikejar untuk mencapai target sampai Desember 2021 mendatang meliputi pajak kendaraan Roda 2 (R2).

Lebih detail ia menyebutkan saat ini untuk kendaraan R2 objek pajak yang baru mencapai 2.991 dan yang ulang mencapai 16.969 dengan total keseluruhan 19.687 WP.

Aktivitas pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kantor Bersama Samsat Tarakan.
Aktivitas pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kantor Bersama Samsat Tarakan. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Sementara itu, item pajak lainnya yaknipokok BBNKB target tahun 2021 mencapai Rp 34 miliar dan yang terealisasi penerimaannya tahun ini mencapai Rp 24,7 miliar atau sekitar 72,90 persen.

Adapun untuk BBNKB sendiri lanjutnya, masih tersisa sekitar Rp 9,2 miliar yang harus dikejar sampai Desember 2021 mendatang.

Baca juga: Hingga Oktober 2021, Penerimaan Pajak di Kalimantan Utara Didominasi PKB dan BBNKB

Untuk item pajak BBNKB sendiri objek pajaknya yakni kendaraan Roda 4 (R4) tercatat 6.178 objek pajak terdiri dari objek pajak baru 239 dan ulang sebanyak 5.939 WP.

Selain PKB dan BBNKB juga ada pajak AP yakni ditarget Rp 500 juta dan terealisasi baru sekitar Rp 278,5 juta. Masih ada sekitar Rp 221, 4 juta yang harus dikejar pihak UPT Dispenda Provinsi Kaltara Wilayah Tarakan untuk periode 13 November 2021 sampai akhir Desember 2021 mendatang.

Kata Irawan jika ditotalkan keseluruhan, realisasai penerimaan pajak daerah dari pokok PKB, pokok BBNKB dan pajak AP mencapai Rp 54,6 miliar dari target Rp 75,5 miliar.

Baca juga: Geliat Ekonomi Terdampak Corona, Bapenda Kaltara Sebut Pendapatan Sektor Pajak Daerah Belum Maksimal

“Itu sudah masuk juga sejak diberlakukannya keringanan pajak sejak tanggal 18 Agustus 2021 sampai dengan data 12 November 2021,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved