Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Panen Pertama Sukses Hasilkan 9,4 Ton Demplot Bawang Merah, Berpotensi Dikembangkan di Tarakan

Tahun ini untuk pertama kalinya Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri berhasil melakukan panen perdana program pengembangan bawang merah.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Sri Darmawan, Ketua Kelompok Tani Flora dan Fauna saat menunjukkan hasil panen perdana dari tanam pertama bibit bawang merah Bima Brebes di area Kelurahan Juata Permai, Minggu (28/11/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Tahun ini untuk pertama kalinya Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri berhasil melakukan panen perdana program pengembangan bawang merah di Jalan H. Abdul Wahab, Kelurahan Juata Permai.

Total ada sekitar satu hektare yang disiapkan awalnya oleh kelompok tani namun yang ditanami seluas seperempat hektare dengan jumlah tiga titik di satu kawasan yang sama.

Ini merupakan kegiatan demplot yang diinisiasi Bank Indonesia bersama Dinas Pangan dan Pertanian Kota Tarakan.

Baca juga: Sempat Gagal, Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian Tarakan Kembali Tanam Bawang di Lahan Satu Hektare

Sebenarnya panen ini kata Sri Darmawan, Ketua Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri, seharusnya sudah dilakukan sekitar lima hari yang lalu.

Namun kondisi bawang masih cukup baik dan mulai hari ini dan besok ditarget kembali panen dilanjutkan. Sri Darmawan membeberkan usia bawang merah yang dipanen berkisar 50 sampai 60 hari.

Ia mengakui mulai tanam sejak awal Oktober lalu.

Berbeda jika bawang merah ditanam di dataran tinggi bisa membutuhkan waktu sekitar 70-80 hari masa tanam.

“Kami di Tarakan bisa buktikan sekitar 47 hari sudah bisa dipanen. Ini tanam pertama dan panen perdana dan kami memang bertahap karena ada beberapa titik yang memang tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya.

Baca juga: Harga Bawang Merah dan Cabai Rawit Kerap Naik, Kadistan Kaltara Wahyuni Nuzband Sebut Karena ini

Sri melanjutkan, sebelumnya di titik lainnya juga sudah dilakukan panen bawang merah dan sudah ada yang kering.

Jika mengacu perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan, target per hektare di lahan milik Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri mencapai 9,4 ton per haktare. Itu jika dalam satu hektare semua ditanami bawang merah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved