Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Pedagang yang Nekat Masih Pakai Timbangan Tak Layak Pakai, Bakal Dapat Sanksi Pidana

Sanksi menanti bagi pelaku usaha Tarakan yang masih menggunakan alat ukur tidak layak pakai.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Kegiatan tera ulang di Pasar Tenguyun berlangsung dua hari sejak Selasa (30/11/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Sanksi menanti bagi pelaku usaha yang masih menggunakan alat ukur tidak layak pakai.

Ini disampaikan Hari Wijaya, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kota Tarakan kepada TribunKaltara.com.

Sanksinya sendiri yakni bisa dikenakan pidana melanggar UU Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999.

Baca juga: Pemprov Kaltara Gelar Temu Usaha Kemitraan, Tingkatkan Kerja Sama BUMDES dengan Pelaku Usaha

"Kalau tidak melakukan tera bisa melanggar UU Perlindungan Konsumen. Karena itu kami imbau seluruh pelaku usaha yang menggunakan alat timbang baik pedagang, pos pembelian yang menggunakan alat timbang wajib menggunakan tera di alat timbangnya," jelas Hari.

Adapun sanksi pidananya bisa sampai 4 tahun ancaman penjara karena merugikan konsumen.

Baca juga: Berbagi Ilmu Seputar Kopi, Cara Komunitas di Malinau Merawat Relasi Sesama Pelaku Usaha

Lebih lanjut Hari menjelaskan, dua kategori untuk kegiatan tera ulang pada alat ukur.

Pertama jika tidak sesuai karena rusak dan masih bisa diperbaiki maka akan dibantu untuk perbaikan dengan mengeluarkan biaya yang nantinya menjadi PAD Kota Tarakan.

Kegiatan tera ulang di Pasar Tenguyun berlangsung dua hari sejak Selasa (30/11/2021)
Kegiatan tera ulang di Pasar Tenguyun berlangsung dua hari sejak Selasa (30/11/2021) (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

"Kami punya teknisi yang bisa memperbaiki. Kalau masih bisa diperbaiki ya disarankan perbaiki," jelasnya.

Nantinya setelah dilakukan perbaikan sebagai bukti, akan diberikan tanda segel bahwa alat ukur atau alat timbangan masih layak digunakan.

Sementara kategori kedua, jika sudah tak layak diperbaiki, maka tidak lagi boleh dipergunakan pemiliknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved