Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Dorong Kenaikan Gaji BPD, Bupati Bulungan Syarwani Sudah Lakukan Pembicaraan dengan Sekretaris DPMD

Dorong kenaikan gaji Badan Permusyawaratan Desa atau BPD, Bupati Bulungan Syarwani sudah lakukan pembicaraan dengan Sekretaris DPMD.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Bupati Bulungan Syarwani (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI) 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Dorong kenaikan gaji Badan Permusyawaratan Desa atau BPD, Bupati Bulungan Syarwani sudah lakukan pembicaraan dengan Sekretaris DPMD.

Ditanyakan tentang kebijakan Pemkab Bulungan tentang kenaikan gaji Honor Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bupati Bulungan Syarwani ternyata sudah melakukan menanyakan langsung, kepada Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD) Kabupaten Bulungan.

Pertemuan Bupati Bulungan dengan DPMD Bulungan tersebut membahas tentang regulasi terbaru Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2022.

Baca juga: Hari Pertama Seleksi PPPK Guru, Plt Kadisdikbud Bulungan Suparmin Sebut 6 Peserta Dinyatakan Gugur

"Kemarin saya sudah sampaikan kepala sekretaris DPMD nanti ada perubahan evaluasi regulasinya dari sisi ADD untuk Tahun 2022," ungkapnya Selasa (7/12/2021).

Dia mengatakan juga harap perubahan regulasi Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2022 bisa lebih fokus tertuju mengangkat aspek kearifan lokal.

"Insyallah besok saya juga akan bertemu dengan teman-teman kepala desa di Kabupaten Bulungan, membahas alokasi dana desa tahun 2022, termasuk penganggaran gaji honor BPD,RT, RW, nanti dibahas," ucapnya.

Syarwani menjelaskan dalam penempatan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2022 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2022.

Baca juga: Bahas Rencana Bisnis Anggaran, Bupati Bulungan Akan Bertemu Direktur RSD dr H Soemarno Sosroatmodjo

"Nanti dana desa, pasti di transfer ke rekening Pemerintah Desa (Pemdes), dan Pemkab hanya mencatat dan meng-audit nominal secara akumulatif dana desa yang ditransfer kepada kas desa seluruh Kabupaten Bulungan," ucapnya.

Termasuk peningkatan tunjangan honor Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Daerah (BPD), Syarwani sedang mengkaji sesuai perbandingan kebutuhan setiap desa.

"Tunjangan Kepala Desa dengan honor BPD sangat jauh, kisaran 3 juta, sementara dari Ketua BPD, anggota, 800 ribu, tentu ini coba kita perbaikilah melalui regulasi Alokasi Dana Desa, kalau saya pribadi minimal separuh dari kepala desa," ucapnya.

Ia memprediksi, walaupun tuntutan BPD ingin mencapai 80 persen, harus menyesuaikan dari Alokasi Dana Desa Tahun 2022.

"Ini diambil dari Alokasi Dana Desa 2022, tentu secara akumulatif, pastikan sangat bervariatif, karena harus menyesuaikan juga dari APBD tahun 2022 ada penurunan," ucapnya.

Baca juga: Antisipasi Libur Nataru, Bupati Bulungan Bakal Audiensi Dengan Gubernur Kaltara Soal Pos Pemeriksaan

Oleh karena itu, pertemuan Sosialiasi tentang Alokasi Dana Desa dan Dana Desa Kepada Kepala Desa Se-Kabupaten Bulungan besok, Syarwani ingin ada kebijakan prioritas.

"Mungkin besok ada hal perlu di bicarakan yaitu tentang tunjangan kesejahteraan teman-teman BPD, sebelum target regulasi ADD berjalan," ujarnya.

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved