Berita Nunukan Terkini

Bupati Nunukan Asmin Laura Sebut ASN dan Tenaga Honorer yang Ogah Divaksin Terancam Sanksi

Bupati Nunukan Asmin Laura menegaskan kepada Kepala OPD untuk segera laporkan data ASN dan honorer yang belum menerima vaksin Covid-19.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Bupati Nunukan Asmin Laura. Bupati Nunukan Asmin Laura menegaskan kepada Kepala OPD untuk segera laporkan data ASN dan honorer yang belum menerima vaksin Covid-19. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Bupati Nunukan Asmin Laura menegaskan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera laporkan data ASN dan honorer yang belum menerima vaksin Covid-19.

Menurut Asmin Laura, ASN dan tenaga honorer yang memenuhi syarat vaksinasi, wajib melaksanakan vaksin Covid-19.

Baca juga: Masuk Gereja Wajib Tunjukan Kartu Vaksin Lengkap, Berikut Jadwal Misa di Gereja St Gabriel Nunukan

"Itu wajib. Bila memenuhi syarat tapi tidak mau divaksin akan dikenakan sanksi sesuai aturan kepegawaian dan aturan lainnya yang berlaku," kata Asmin Laura kepada TribunKaltara.com, Rabu (22/12/2021), pukul 08.00 Wita.

Hal itu Asmin Laura tegaskan melalui Surat Edaran nomor 263/130/Setda-Prokopim/XII/2021 tentang Wajib Vaksinasi Covid-19 Bagi ASN dan Tenaga Honorer di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan.

Lebih lanjut dia meminta kepada Kepala OPD agar melaporkan data ASN dan honorer yang belum melaksanakan vaksinasi Covid-19, selambat-lambatnya tanggal 24 Desember mendatang.

"Data bisa diserahkan melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, paling lambat 24 Desember," ucapAsmin Laura .

Masyarakat Kelurahan Selisun menerima vaksinasi di Gedung PBB, Jalan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Selasa (14/12/2021), pagi.
Masyarakat Kelurahan Selisun menerima vaksinasi di Gedung PBB, Jalan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Selasa (14/12/2021), pagi. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

Kontrak Honorer Terancam Tak Diperpanjang

Sementara itu, tenaga honorer yang memenuhi syarat vaksin namun tidak melaksanakan vaksinasi Covid-19, akan dipertimbangkan untuk tidak diperpanjang masa kontraknya di tahun 2022.

"Honorer yang memenuhi syarat tapi tidak mau divaksin, masa kontraknya tidak akan diperpanjang tahun depan," ujarnya.

Lanjut Asmin Laura,untuk ASN dan tenaga honorer yang tidak memenuhi syarat, harus melampirkan bukti keterangan dari dokter.

"Bukti keterangan itu menerangkan bahwa tidak dapat dilakukan vaksin dengan alasan kesehatan dan lain-lain," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Nunukan, Kaharuddin Tokkong, mengaku masih ada ASN yang hingga kini belum divaksin.

Ada beberapa alasan yakni, memiliki penyakit bawaan utamanya Diabetes Mellitus, sedang dalam terapi penyakit berat (Kemotrapi) kanker, bahkan ada yang takut disuntik.

"Memang masih ada ASN yang belum divaksin. Dan saya pikir setiap kepala OPD berkewajiban untuk menyampaikan kepada stafnya. Bupati juga sudah mengimbau kepada seluruh ASN dan honorer untuk ikuti vaksin," tuturnya.

Baca juga: Konsep Operasi Lilin Kayan 2021 Tunggu Jukrah dari Polda, Kapolres Nunukan Minta Gereja Lakukan ini

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved