Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Semua Wilayah di Kaltara Raih WTP, Tarakan Tertinggi Selesaikan Kerugian Daerah, Tembus 94,28 Persen

Semua wilayah di Kaltara raih WTP, Tarakan tertinggi selesaikan kerugian daerah, tembus 94,28 persen.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Kepala BPK Provinsi Kaltara, Arief Fadillah. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Semua wilayah di Kaltara raih WTP, Tarakan tertinggi selesaikan kerugian daerah, tembus 94,28 persen.

Badan Pemeriksa Keuanga (BPK) Provinsi Kaltara merilis laporan selama tahun 2021 baik pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2020 dan juga rekomendasi yag dikeluarkan pihaknya.

Hasil pemeriksaan, semua Pemerintah Daerah di wilayah Kalimantan Utara mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Baca juga: Wacanakan Gelar Pelatihan Bagi Petani, Kepala DPKP Kaltara Heri Rudiyono: Harus Punya Ilmu Dulu

Dengan raihan opini WTP ini, menunjukkan komitmen kepala daerah beserta jajarannya terhadap kualitas laporan keuangan yang dihasilkan.

“Hal ini tentunya juga tidak terlepas dari sinergi yang efektif dari seluruh pemangku kepentingan serta dukungan dari DPRD dalam pelaksanaan fungsi pengawasannya,” ucap Arief Fadillah, Kepala Perwakilan BPK Kaltara.

Arief lebih jauh mengungkapkan, selain pemeriksaan atas LKPD pada tahun 2021, BPK Kaltara juga melaksanakan Pemeriksaan Kinerja dan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu.

Beberapa permasalahan yang perlu menjadi perhatian dan perbaikan segera dari pemerintah daerah secara keseluruhan dalam pengelolaan keuangan daerah, di antaranya pengelolaan pengendalian pendapatan belum memadai.

Kemudian pengelolaan dana bergulir ekonomi kerakyatan kurang optimal. Kemudian lanjut Arief, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara belum sepenuhnya memfasilitasi SMK untuk melaksanakan kerja sama dengan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA).

“Temuan pemeriksaan yang perlu segera mendapat perbaikan. Pengelolaan pendapatan, dana bergulir ekonomi kerakyatan, distribusi vaksin, jaminan air bersih untuk semua, dan kerjasama dunia industri dan usaha untuk SMK,” harap Arief.

Baca juga: Wacanakan Gelar Pelatihan Bagi Petani, Kepala DPKP Kaltara Heri Rudiyono: Harus Punya Ilmu Dulu

Ia menambahkan, LHP ini akan lebih berharga apabila diikuti dengan tindak lanjut sebagaimana disarankan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan.

BPK Kaltara menekankan pentingnya tindak lanjut atas rekomendasi-rekomendasi terkait dengan pemeriksaan kinerja dan PDTT agar pencapaian target pembangunan dari RPJPN dan RPJMN serta RPJPD dan RPJMD dapat segera tercapai dan dinikmati hasilnya oleh masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved