Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

RSUD dr H Jusuf SK Rencanakan Pakai Pfizer, Punya Komorbid Terkontrol Bisa Ikut Vaksinasi Booster

Pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster di RSUD dr H Jusuf SK Tarakan masih dalam tahap persiapan logistik.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Sumarsono
tribunkaltara.com
Pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster di RSUD dr H Jusuf SK Tarakan masih dalam tahap persiapan logistik. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster di RSUD dr H Jusuf SK Tarakan masih dalam tahap persiapan logistik.

Plt Dirut RSUD dr H Jusuf SK, dr Franky Sientoro kepada TribunKaltara.com, Jumat (14/1/2022) mengatakan, rencananya vaksinasi booster akan menggunakan jenis vaksin Pfizer.

Dikatakan dr Franky, vaksinasi booster akan disuntikkan nanti kepada masyarakat yang berusia 50 ke atas (Lansia) dan memiliki risiko.

“Usia mulai 50 tahun ke atas. Usia risiko namanya. Bisa lebih mudah mereka dengan faktor risiko misalnya ada orang terkena gagal ginjal tapi terkontrol pada usia 30, itu bisa divaksin,” ujarnya.

Kegiatan vaksinasi di RSUD dr.H.Jusuf SK Tarakan terus dikebut agar bisa mencapai target, sehingga bisa melayani vaksinasi booster.
Kegiatan vaksinasi di RSUD dr.H.Jusuf SK Tarakan terus dikebut agar bisa mencapai target, sehingga bisa melayani vaksinasi booster. (tribunkaltara.com)

Baca juga: Vaksin Booster Dimulai Hari Ini Dilakukan di Dinkes Bulungan, Masyarakat Belum Terlalu Antusias

Artinya walau memiliki riwayat penyakit atau komorbid jika masih terkontrol maka masih bisa ikut booster.

Sampai saat ini lanjut dr Franky, vaksinasi untuk masyarakat umum dan anak usia 6-11 tahun masih terus dikebut pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Jusuf SK.

Hingga pekan kedua Januari 2022, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 mencapai 12.000 dosis -15.000 dosis baik vaksinasi dosis pertama dan kedua.

Baca juga: Vaksinasi Booster Dimulai, Satgas Covid-19 Kaltara Minta Pemda Mendata Kebutuhan Vaksin Moderna

“Karena kami melaksanakan Selasa dan Kamis karena jumlah menurun. Jika nanti booster meningkat maka akan dibuka setiap hari. Karena sekarang yang disuntikkan tidak banyak jumlahnya,” beber dr. Franky.

Sebagian besar menggunakan jenis Sinovac dan Moderna. Target mulai dari anak usia 6-11 tahun hingga orang dewasa.

Sehari rerata bisa sampai 150 dosis. Jika dalam kondisi ramai lanjut dr.Franky, bisa sampai 500 dosis.

Baca juga: Vaksinasi Booster Dimulai, Satgas Covid-19 Kaltara Sebut untuk Sasaran Lansia di Kabupaten dan Kota

Sejauh ini kendalanya jika logistik tidak cukup, maka dibatasi jumlah dosis yang akan disuntikkan. Awalnya misalnya ditarget 150 dosis maka dikurangi hanya sekitar 100 dosis.

Sejauh ini pihaknya juga fokus mengejar suntikan dosis kedua baik Sinovac dan Moderna. Suntikan pertama sudah hampir semua selesai terealisasi.

“Suntikan kedua ini kami fokus kejar anak sekolah. Vaksinasi anak sekolah rumah sakit sudah laksanakan sejak bulan lalu,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved