Berita Kaltara Terkini

Pastikan Penerimaan Pajak 2022 Maksimal, KPP Pratama Tanjung Redeb Siapkan Ini

Realisasi penerimaan netto pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung Redeb untuk tahun 2021 melebihi target.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Kepala KPP Pratama Tanjung Redeb Mu'alif (paling kiri) saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers APBN di Kaltara, Kamis (3/2/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Realisasi penerimaan netto pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung Redeb untuk tahun 2021 melebihi target.

Dari target sebesar Rp 711 miliar, tercatat realisasi penerimaan netto sebesar Rp 723 miliar atau sebesar 101 persen.

Menurut Kepala KPP Pratama Tanjung Redeb, Mu'alif, realisasi penerimaan di KPP Tanjung Redeb yang membawahi daerah Bulungan, Malinau dan Tana Tidung, sudah cukup baik.

Baca juga: Tahun 2021, KPP Pratama Tarakan Catat Kenaikan Realisasi Penerimaan Netto Pajak di Kaltara

Kendati demikian, pihaknya mengaku akan mengevaluasi penerimaan, seperti halnya penerimaan pajak yang berasal dari realisasi dana APBN atau Dana Desa di tiap organisasi perangkat daerah di Kabupaten ataupun provinsi.

Salah satu bentuk evaluasi yang dilakukan ialah dengan berkoordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset yang ada di tiap daerah.

"Lebih utama ini pengawasan pajak atas dana APBN ataupun Dana Desa yang biasa penyerapannya di akhir-akhir, kita dari awal koordinasi dengan BKAD yang ada, diupayakan jangan sampai kita ini di akhir-akhir," kata Mu'alif, Kamis (3/2/2022).

Baca juga: 5 Kendaraan Dinas di Nunukan Terjaring Operasi Lalu Lintas, Kasatlantas: Semua Pajaknya Mati

Menurut Mu'alif, pihaknya telah menyusun strategi agar tiap OPD dapat melaporkan capaian penyerapan tiap triwulan.

Tak hanya itu, pihaknya juga menggunakan grup WhatsApp, yang berisikan bendahara di tiap OPD dan juga petugas kantor pajak, untuk memudahkan pelayanan dan pengawasan.

Kepala KPP Pratama Tanjung Redeb Mu'alif (paling kiri) saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers APBN di Kaltara, Kamis (3/2/2022).
Kepala KPP Pratama Tanjung Redeb Mu'alif (paling kiri) saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers APBN di Kaltara, Kamis (3/2/2022). (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Upayanya nanti kami tiap triwulan akan kita evaluasi," jelasnya.

"Lalu kami juga punya grup WhatsApp yang ada bendahara OPD, jadi kita bisa lebih mudah berkomunikasi, bisa disampaikan capaian sekian-sekian dan bisa kita mudah evaluasi dan follow up," urainya.

Terkait rasio tingkat kepatuhan, pihak KPP Pratama Tanjung Redeb akab membuat daftar sasaran terkait wajib pajak (WP) yang harus disasar.

Baca juga: KPP Pratama Tanjung Redeb Roadshow Monitoring Evaluasi, Amankan Setoran Pajak di Bulungan & Kaltara

"Di awal kami menyusun strategi, di situ kami buat daftar sasaran, kita pastikan timeline-nya dan WP-WP mana yang harus disasar dari awal, lalu dari segi pemeriksaan, kita lihat WP-WP yang memiliki kepatuhan masih rendah," ujarnya.

Selain daftar wajib pajak, pihaknya juga akan terus mengintensifkan program sosialisasi dan penyuluhan terkait pengisian surat pemberitahuan tahunan (SPT) Pajak.

"Untuk kepatuhan kami akan mempercepat proses mengenai sosialisasi, ada penyuluhan-penyuluhan, di awal ini juga kami sudah tempat anggota kami di KP2KP terkait SPT, lalu kami akan bentuk tim penyuluhan, juga ada tim Satgas untuk mengawal proses kepatuhan SPT," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved