Tips Otomotif
Tak Mesti di Bengkel, Begini Cara Sederhana Perawatan Radiator Mobil
Begini cara perawatan radiator mobil, tidak mesti dilakukan di bengkel. Pemilik kendaraan harus merawat radiator secara berkala.
TRIBUNKALTARA.COM - Begini cara perawatan radiator mobil, tidak selalu dilakukan di bengkel. Pemilik kendaraan harus merawat radiator secara berkala.
Lebih baik untuk melakukan pengecekan setiap pagi atau sebelum digunakan, agar mengetahui bahwa mobil dalam kondisi prima.
Khususnya bagi Anda yang sering menggunakan mobil untuk bepergian ke luar kota.
Berikut ini cara merawat radiator yang perlu diperhatikan dikutip dari suzuki.co.id.
Rutin Mengecek Volume Air Radiator
Hal pertama yang harus Anda dilakukan adalah sering mengecek kondisi air radiator. Banyak sekali pemilik kendaraan yang lalai mengecek volume airnya sehingga kemampuan untuk menyerap suhu panas jadi menurun.
Jumlah air radiator yang kurang akan membuat suhu panas dari mesin terus meningkat. Selain itu juga akan muncul proses vakum karena adanya tekanan yang disalurkan ke tabung cadangan air radiator.
Kondisi tersebut akan sangat berbahaya, jadi sebaiknya cek kembali apakah volume dari air radiator sudah sesuai dengan indikatornya.
Membersihkan atau Menguras Tangki Radiator
Selanjutnya adalah rutin menguras air radiator supaya tidak terjadi korosi dari bagian dalam tangki dan komponen lainnya. Waktu menguras setidaknya adalah 2 minggu sekali. Dengan begitu komponen dari bahan logam akan terhindar dari karat dan radiator berfungsi dengan baik.
Baca juga: Tips Menghilangkan Bau Rokok dalam Mobil Menggunakan Bahan Alami
Jangan Isi dengan Air Keran
Dalam perawatan Anda juga harus mengingat untuk tidak menggunakan air keran. Alasannya karena air keran mengandung zat besi tinggi yang akan menjadi pemicu timbulnya karat pada semua komponen radiator.
Oleh karena itu Anda harus menggunakan air radiator yang sudah dirancang khusus untuk tidak menimbulkan karat. Jadi perhatikan jenis air yang Anda isikan ke tangki radiator.
Menggunakan Radiator Coolant
Selain menghindari penggunaan air keran, Anda juga harus menambahkan radiator coolant yang sesuai dengan kendaraan. Radiator coolant ini akan berfungsi mengangkat karat serta kotoran yang sudah menumpuk di dalam komponen radiator.
Selain itu juga fungsinya adalah menjaga temperatur mobil dan saluran radiator dapat bekerja dengan baik. Jadi selalu siap sedia radiator coolant ini di rumah agar bisa mengisinya sendiri.
Jangan Lupa untuk Menutup Radiator
Hal terakhir yang harus diperhatikan adalah menutup tangki radiator. Semua bagian juga harus dicek dengan benar. Tujuannya agar tidak terjadi kebocoran di mana cairan radiator tidak mengalir dengan baik.
Jika saluran air bahkan tabung yang berisi cadangan air mengalami kebocoran, maka tidak ada aliran air yang bisa menyerap panas. Oleh karena itu masalah overheat tentu akan lebih mudah terjadi.
Baca juga: Bayar Pajak Mobil Kini Lebih Mudah Secara Online, Cek Syarat dan Caranya
Komponen Radiator yang Wajib Dicek dan Dibersihkan
Setiap komponen dari radiator memiliki peranan penting yang tidak boleh lupa untuk dicek. Terutama pengecekan rutin dan pembersihkan terhadap ketiga komponen berikut ini.
Kipas Pendingin
Komponen ini memiliki fungsi untuk membuang suhu panas dari mesin yang telah dibawa oleh coolant. Pada komponen ini Anda harus mengecek cairan silikon dan tali kipasnya. Pastikan semuanya masih dalam kondisi baik.
Selang dan Klem
Komponen selanjutnya adalah selang serta klem yang akan terus menerus terkena suhu panas. Paling sering mengalami kebocoran atau klem lepas. Segera perbaiki ke bengkel resmi jika masalah kebocoran tak bisa diatasi sendiri.
Kisi-Kisi Udara dan Pompa Oli
Anda juga harus mengecek kisi-kisi udara radiator yang fungsinya sebagai jalan keluar masuk udara. Jangan sampai kisi-kisi ini tersumbat karena pendinginan mesin tidak akan bekerja dengan lancar. Bersihkanlah dengan kuas halus jika ada yang kotor.
Baca juga: Ini Cara Memperbaiki Lampu Sein Mobil yang Mati Total, Kenali Penyebabnya
Penutup Radiator
Terakhir adalah tutup tangki radiator harus tertutup dengan rapat, jika tidak bisa menyemburkan air yang sangat panas. Selain itu seperti yang sudah dijelaskan, lupa menutup akan membuat temperatur mesin cepat naik.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/radiator-mobil.jpg)