Berita Tarakan Terkini

Dua Pengedar Narkotika Jalani Penyidikan, Salah Satunya Diduga Jadi Bos, Sabu Dijual Rp 50 Jutaan

Dua orang pelaku pengedar sabu yang diamankan di Gunung Amal kini kaduanya telah menjalani proses penyidikan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Dua pelaku berhasil diamankan yakni SP dan SH saat akan dibawa ke ruang Satresnarkoba Polres Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Pasca tertangkapnya SP dan SH, dua orang pelaku pengedar sabu yang diamankan di Gunung Amal pada Sabtu (4/6/2022) dan Selumit Pantai pada Minggu (5/6/2022), keduanya menjalani proses penyidikan.

Hasil pengembangan sementara, SP dan SH diduga adalah satu jaringan narkotika. Adapun terhadap siapa yang menjadi dalang di balik kepemilikan sabu-sabu sebanyak 4 ball terdiri dari 48,21 gram dan 117,83 gram tersebut masih didalami Satresnarkoba Polres Tarakan.

Dikatakan Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Resnarkorban Polres Tarakan, Ipda Dien Fahrur Romadhoni, adapun dari tiga ball yang dimiliki SH hasil pengembangan awal dari kasus SP.
“Hanya berbeda lokus dan time push-nya,” ujarnya.

Baca juga: Kedapatan Bawa 48,21 Gram Sabu di Gunung Amal, Kurir Narkoba Diamankan Satreskoba Polres Tarakan

Rencananya diakui SH, akan diedarkan di wilayah Tarakan dan tidak sampai di luar Tarakan. Terhadap seseorang yang memberikan instruksi masih dicari dan didalmi.

“Pengakuan dari orang yang diamankan atas inisiasi dirinya sendiri untuk SH,” urainya.

Adapun soal kasus SP, SP mengaku diperintahkan seseorang. Diindikasikan lanjut Ipda Dien, bos dari dua kasus adalah SH.

Baca juga: Patungan Beli Sabu dan Rencana Diedarkan di Sekatak, Pelaku Sempat Coba Kabur, Tapi Terjatuh ke Laut

“Apabila berhasil dijualkan, dijanjikan jutaan,” urainya.

Dan intruksinya sendiri langsung dijualkan dalam bentuk ball bukan dikemas lagi dalam paketan kemasan kecil-kecil.

Dua pelaku berhasil diamankan yakni SP dan SH saat akan dibawa ke ruang Satresnarkoba Polres Tarakan.
Dua pelaku berhasil diamankan yakni SP dan SH saat akan dibawa ke ruang Satresnarkoba Polres Tarakan. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

“Pengakuan pelaku, akan dijual di kisaran Rp 30 juta sampai Rp 50 juta satu ballnya karena satu jaringan,” sebutnya.

Dua pelaku yang diamankan kini mendekam di Rutan Polres Tarakan. Keduanya juga dilakukan tes urine positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu.

Baca juga: Miris! Seorang Remaja di Samarinda Dijual Pacar Demi Sabu, Tubuh Korban Memar, Bengkak & Mata Lebam

“Keduanya positif menggunakan narkotika,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved