Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Sebut, Sub-Varian Omicron Sulit Terdeteksi, Masyarakat Diminta Waspada

Sub- Varian Omicron BA.4 dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia. Varian ini ditemukan pertama kali di Afrika Selatan.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Suasana aktivitas masyarakat pada beberapa ruas jalan di Kabupaten Bulungan Rabu (15/6/2022) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Sub- Varian Omicron BA.4 dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia. Varian ini ditemukan pertama kali di Afrika Selatan. Penemuan vari ini pun memicu kenaikan kasus aktif.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy mengatakan, sebenarnya gejala yang dialami pasien yang terpapar sub varian Omicron BA.4 dan BA.5 mirip dengan varian sebelumnya.

“Sub-Varian Omicron BA.4 dan BA.5 ini juga sulit dideteksi dengan tes PCR (polymerase chain reaction), karena tes PCR tidak bisa memeriksa secara spesifik jenis varian. Jadi, untuk melakukan uji varian kita harus mengirim ke Laboratorium yang ditetapkan oleh Kemenkes (Kementerian Kesehatan) sebagai rujukan pemeriksaan sampel varian baru,” ucapnya Rabu (15/6/2022).

Baca juga: Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Demi Cegah Covid-19, Sub-Varian Baru Omicron Ditemukan di New York

Karena itu, Agust Suwandy menuturkan Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara tidak bisa langsung menyimpulkan apakah sub varian Omicron BA.4 dan BA.5 sudah ada di Kaltara.

“Kalau melihat kondisi sekarang ini penambahan kasus di Kaltara dalam beberapa terakhir masih dalam kategori terkendali. Tidak ada tanda kenaikan kasus yang signifikan,” ungkapnya.

Menurut Agust Suwandy, masuknya virus sub varian Omicron BA.4 dan BA.5 ke daerah sulit untuk dibendung. Apalagi saat ini transportasi, pariwisata dan lainnya sudah terbuka luas.

Baca juga: Tak Tunggu Hasil WGS, Satgas Covid-19 Kaltara Sebut Pengiriman Sampel Omicron Hanya Sebagai Warning

“Sekarang ini yang terpenting masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) sesuai peraturan serta mendapatkan vaksinasi lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bulungan, dr. Velix Toding Sima mengatakan bahwa saat ini penyebaran kasus Covid-19 di Bulungan telah melandai.

Sampai saat ini, diketahui dari Velix sudah tidak ada lagi temuan kasus baru di 10 wilayah kecamatan.

Suasana aktivitas masyarakat pada beberapa ruas jalan di Kabupaten Bulungan Rabu (15/6/2022)
Suasana aktivitas masyarakat pada beberapa ruas jalan di Kabupaten Bulungan Rabu (15/6/2022) (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

“Sampai sekarang ini Bulungan masih zero kasus,” ungkapnya.

Namun demikian, masyarakat diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan tetap disiplin menjalankan prokes serta mengikuti vaksinasi, bahkan ampai saat ini Dinkes Bulungan masih membuka layanan pemberian vaksin.

“Sekarang ini yang terpenting itu prokes dan vaksinasi, sesuai arahan Presiden,” ucapnya.

Baca juga: Guna Mengetahui Omicron atau Bukan, Puluhan Sampel PCR Warga Nunukan Antre di Dua Laboratorium

Menurutnya, selama ini vaksinasi terbukti menurunkan risiko gejala sakit berat bahkan kematian akibat Covid-19. Untuk itu, Dinkes Bulungan mendorong masyarakat untuk divaksin.

“Iya, kita terus mendorong masyarakat untuk divaksin. Apalagi sampai sekarang ini capaian vaksinasi booster di Kabupaten Bulungan masih relatif lebih rendah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, velix menuturkan, untuk mengantisipasi penyebaran sub varian Omicron BA.4 dan BA.5, Dinkes Bulungan juga akan tetap melakukan testing dan tracing.

Apalagi kata Velix Toding Sima selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 di Bulungan ada target yang ditetapkan pemerintah pusat melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

Baca juga: Tambah 303, Kasus Covid-19 Kaltara jadi 43.325, Dampak Varian Omicron, Semua Daerah jadi Zona Oranye

“Selama masa PPKM level 1 testing dan tracing sebanyak 97 orang per hari. Jadi, kita tetap terus melakukan antisipasi,” ucapnya.

(*)

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved