Berita Tarakan Terkini

Hanya Buka 60 Kuota Fomasi PPPK, Wali Kota Tarakan Khairul Sebut Tiada Lagi Rekrut CPNS Sejak 2022

Hanya buka 60 kuota formasi PPPK, Wali Kota Tarakan Khairul sebut tak ada lagi rekrut CPNS sejak 2022.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Hanya buka 60 kuota formasi PPPK, Wali Kota Tarakan Khairul sebut tak ada lagi rekrut CPNS sejak 2022.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) ad Interim, Mahfud MD menyampaikan rencana pemerintah akan merekrut CPNS dan PPPK tahun 2022.

Ini disampaikan dalam rapat kerja bersama KomiSi II DPR RI pada Selasa (28/6/2022) lalu.
Total yang akan direkrut sebanyak 1.086.128 orang dengan rincian pengadaan CPNS dan PPPK 2022 yakni sekolah kedinasan 8.941 orang, PPPK pusat khusus guru sebanyak 45.000 orang dan dosen baik di Kemendikbud dan Kemenag sebanyak 20.000 rang serta dokter dan tenaga kesehatan di Kemenkes 3.000 orang dan jabatan teknis lainnya sebanyak 25.554 orang.

Sementara, untuk PPPK daerah di antaranya guru sebanyak 758.018 orang,fungsional selain guru 184.239 orang dadn khusus Papua dan Papua Barat formasi 2021 (CPNS dan PPPK sebanyak 41.376 orang.

Baca juga: PPDB Sistem Online di Tarakan, Orangtua Masih Harus Kumpul Berkas ke Sekolah untuk Verifikasi Data

Lantas bagaimana dengan persiapan Pemkot Tarakan? Wali Kota Tarakan, dr.Khairul mengungkapkan khususnya Tarakan hanya dijatah untuk jalur PPPK semua.

“Kalau instruksi awalnya kan tidak ada lagi CPNS di tahun 2022 hanya PPPK dan itu sudah kita prioritaskan karena yang diminta adalah guru dan tenaga kesehatan,” ujarnya.

Adapun lanjutnya, kuota sendiri dari Tarakan yang pasti sudah disiapkan mencapai 60-an orang ini menyesuaikan jumlah pegawai yang akan pensiun di tahun 2022 ini.

“Jadi CPNS tahun ini tidak ada dan instruksinya sudah tidak ada CPNS dari tahun sebelumnya. Yang pasti PPPK yang kita buka,” ujarnya.

Ia melanjutkan, untuk saat ini, khususnya PPPK tenaga kesehatan masa kerja atau mengabdi bisa mengikuti PPPK dan diverifikasi oleh atasan yang bersangkutan.

“Diverifikasi kinerjanya selama setahun bagaimana. Buat guru PPPK tiga tahun mengajar bisa memenuhi kriteria dan itu tes untuk melihat passing grade,” ujarnya.

Adapun lanjutnya tahun lalu dari enam yang mendaftar hanya lima memenuhi passing grade sementara kuota atau jatah hanya tiga.

Baca juga: Khairul Dua Periode, Ketua DPD Partai Demokrat Kaltara Yansen TP Siap Dukung Usulan DPC Tarakan

“Maka yang dua tahun ini langsung masuk tidak perlu ikut tes lagi. Dan yang satunya tidak sampai passing grade harus berjuang dan tes lagi bersama-sama,” ujarnya.

Ia berjanji setiap tahun akan dibuka sampai akhirnya mereka yang berstatus tenaga kontrak habis.

“Mudahan selesai tenaga kontrak itu. Ikuti saja, kami juga memikirkan bagaimana supaya ini bisa selesai,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved