Berita Tarakan Terkini

Anggota DPRD Kaltara Sambangi SMAN 1, Pantau Perpanjangan PPDB & Pertanyakan Penyebab Eror Database

Pasca terjadinya daftar ulang bagi calon poserta PPDB SMA di Tarakan, anggota DPRD Kaltara mengunjungi SMAN 1 Tarakan untuk bertanya penyebabnya.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Yancong dan Syamsuddin Arfah, Anggota DPRD Kaltara ikut dalam rombongan menyambangi SMAN 1 Tarakan, Selasa (5/7/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Sejumlah anggota DPRD Kaltara Dapil Tarakan berkunjung ke SMAN 1 Tarakan, Selasa (5/7/2022) siang tadi.

Kunjungannya dalam rangka memantau pelaksanaan PPDB tingkat SMA dan ingin memantau kondisi pasca data perekaman dalam sistem PPDB yang sempat eror sehingga calon peserta didik harus mengulang kembali mendaftar online.

Dikatakan Yancong, Anggota DPRD Kaltara usai kunjungan, didampingi Syamsuddin Arfah yang turut ikut dalam rombongan, pihaknya fokus pada adanya perubahan jadwal PPDB.

Baca juga: Disdikbud Kaltara Respons Keluhan PPDB di SMA Tarakan, Warga Tanjung Pasir Terkendala Zonasi

“Kami ingin tahu masalahnya kenapa ada perubahan jadwal untuk PPDB ini. Dan mereka sudah kalrifikasi persoalan itu dan lebih ke SDM-nya. Makanya kami ke teknis konfirmasi,” urainya.

Ia berharap dengan perpanjangan kembali pendaftaran online PPDB di tingkat SMA dan SMK tidak menimbulkan persoalan baru.

“Kita berharap dan sudah cek langsung ternyata operatornya ada 14 yang mengurus data pendaftaran yang masuk dan memverifikasi. Karena kebanyakan pendaftar zonasi dibanding jalur prestasi,” akunya.

Baca juga: Daftar Ulang di Website PPDB SMA dan SMK, Calon Peserta Didik tak Dibatasi Lakukan Perbaikan Data

Yang menjadid persoalan lanjutnya, ada juga ditemukan masyarakat pindah KK di Kelurahan Karang Balik. Sehingga jarak paling jauh diterima di area 500 meter.

“Persyaratan KK harus satu tahun jangkanya. Maka otomatis mereka yang jarak 1 kilometer juga harus dipikirkan,” bebernya.

Adapun masukan terhadap kondisi eror kemarin, pihaknya meminta kepada panitia menjadi perhatian utama. Secara teknis, ada pergantian operator, maka yang menggantikan harus dilakukan pelatihan dan menguasai.

Yancong dan Syamsuddin Arfah Anggota DPRD Kaltara ikut dalam rombongan menyambangi SMAN 1 Tarakan, Selasa (5/7/2022).
Yancong dan Syamsuddin Arfah Anggota DPRD Kaltara ikut dalam rombongan menyambangi SMAN 1 Tarakan, Selasa (5/7/2022). (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

“Ini harus menjadi tugas Disdikbud Kaltara. Kalau sekolah di cabang hanya menerima. Memang untuk sementara belum ada keluhan tapi antisipasi mudahan data kemarin semoga semua bisa terakomodir. Siapa tahu sudah ada data kemarin masuk dan dengan perpanjangan yang baru ini tidak bisa masuk, itu kita antisipasi,” tegasnya.

Sementara itu, Weti Heri Murtiningrum, Kepala SMAN 1 Tarakan mengungkapkan, pihaknya di momen kunjungan anggota DPRD Kaltara, memanfaatkan kesempatan menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi sekolah.

“Berkaitan dengan masyarakat yang mendaftar melalui jalur zonasi, prestasi, afirmasi orangtua itu semua juga disampaikan ke DPRD,” urainya.

Baca juga: Sempat Eror, Calon Peserta Didik Wajib Ulang Kembali Daftar PPDB Online, Catat Jadwal Pendaftarannya

Ia membeberkan, animo masyarakat ingin masuk ke SMAN 1 padahal menurutnya dengan sistem zonasi tidak ada lagi istilah sekolah unggulan.

“Tapi masyarakat masih beranggapan inginnya di SMAN 1. Sementara da daerah tertentu tidak terjangkau meski zonasnya SMAN 1. Dengan kondisi ini, mereka anggota DPRD tahu permasalahannya,” urainya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved