Berita Nunukan Terkini

Masyarakat Masih Antre BBM, Dataran Tinggi Krayan Nunukan Segera Punya SPBU di Dua Kecamatan Ini

Kebutuhan BBM untuk masyarakat di dataran tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan belum mencukupi meski pesawat Air Tractor sudah beroperasi.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
HO/ Ronny
Masyarakat Krayan masih antre BBM di sebuah SPBU, belum lama ini. (HO/ Ronny). 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Meski pesawat Air Tractor yang mengangkut pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) telah beroperasi, namun belum mencukupi kebutuhan masyarakat di dataran tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan.

Diketahui dataran tinggi Krayan memiliki 5 kecamatan di antaranya Krayan, Krayan Selatan, Krayan Timur, Krayan Barat, dan Krayan Tengah dengan 10.874 jiwa.

"Jadi masih seperti kemarin, antreannya panjang. Setiap orang dibagi jatah 3 liter," kata Camat Krayan Ronny Firdaus kepada TribunKaltara.com, Minggu (17/07/2022), pukul 13.00 Wita.

Menurut Ronny, rata-rata Pesawat Air Tractor 2 kali flight ke Krayan setiap harinya.

"Sekali flight bawa pasokan BBM 3 ton. Tapi masalahnya memang jumlah pasokan belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Baca juga: Masyarakat Krayan Tuntut Kembalikan Skema Perdagangan Perbatasan, Zainal:Keputusan Bukan di Gubernur

Untuk mengurangi adanya antrean panjang, Ronny mengaku sudah mengarahkan pengelola APMS untuk mendistribusikan BBM secara merata ke kios-kios penyalur yang ada di desa.

"Kalau kios-kios dapat jatah merata, pelanggan yang ada di desa tidak lagi ikut antrean di APMS," ujarnya.

Selain itu, Ronny juga beberkan upaya yang dilakukan oleh PT Pertamina yakni segera memproses ijin SPBU untuk Krayan Timur dan Krayan Barat.

"Paling lambat tiga bulan kedepan sudah mulai beroperasi. Itu harapan kami," tuturnya.

Saat ini hanya Krayan Selatan dan Krayan yang memiliki APMS.

APMS Semaring Jaya Sakti melayani masyarakat Krayan Selatan dan Krayan Tengah.

Sementara itu, APMS Prima Energi melayani masyarakat Krayan, Krayan Timur, dan Krayan Barat.

"Krayan juga statusnya sudah diurus. Informasinya dari pengelola APMS, tahun ini naik status jadi SPBU," ungkapnya.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

 

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved