Berita Bulungan Terkini

Dua Kali Lolos, Ibu-ibu Kurir Sabu Sambil Bawa Anak Ini Ditangkap di Bulungan, Diupah Rp 20 Juta   

Sempat dua kali lolos, dua ibu kurir sabu dengan bawa anak dari Tarakan menuju Samarinda dan Balikpapan berhasil ditangkap anggota Polres Bulunggan

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Dua orang ibu yakni (WT) dan (LL) yang menjadi tersangka pelaku pengedaran narkotika jenis sabu saat dihadirkan dalam pers rilis di Polres Bulungan, Jumat (29/7/2022) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Dua pelaku kurir narkotika jenis sabu berhasil ditangkap jajaran Polres Bulungan.

Pelaku adalah ibu-ibu dengan insial WT dan LL. Meereka ditangkap di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor pada Minggu (24/7) lalu saat hendak mengantarkan sabu dari Tarakan menuju Balikpapan, Kaltim lewat jalur darat.

Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona Siregar mengatakan, ibu-ibu tersebut juga membawa anak dalam melancarkan aksinya menjadi kurir barang haram.

Baca juga: Dua Orang Ibu Bawa 2 Kg Sabu Ditangkap Polisi, Kapolres Bulungan Sebut Penyelundupan Modus Baru

Aksi itu, kata AKBP Ronaldo, dilakukan untuk memuluskan aksi pengantaran sekaligus mengelabui petugas.

"Kalau dari hasil pemeriksaan kami, ini untuk mengelabui proses-proses pemeriksaan," kata AKBP Ronaldo Maradona, Jumat (29/7/2022).

Baca juga: Kurir Sabu Bawa 47 Kg Dibekuk, Polda Kaltara Dalami Mekanisme Transaksi Narkotika Transnasional

"Jadi kadang-kadang kita dibenturkan dengan rasa kasihan 'oh ini bawa anak jadi tidak mungkin' padahal ternyata yang dibawa ini barang haram," ungkapnya.

Kapolres menjelaskan WT dan LL telah tiga kali melakukan aksi tersebut.

Faktor ekonomi dan adanya pemberian upah sebagai kurir menjadi alasan mereka berperan dalam peredaran narkotika.

Dua orang ibu yakni (WT) dan (LL) yang menjadi tersangka pelaku pengedaran narkotika jenis sabu saat dihadirkan dalam pers rilis di Polres Bulungan, Jumat (29/7/2022) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)
Dua orang ibu yakni (WT) dan (LL) yang menjadi tersangka pelaku pengedaran narkotika jenis sabu saat dihadirkan dalam pers rilis di Polres Bulungan, Jumat (29/7/2022) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Upah yang dijanjikan Rp 20 juta. Dari hasil pemeriksaan, ini sudah kali ketiga, jadi dua kali lolos dan yang ketiga ini baru tertangkap," ujarnya.

"Dan dari hasil pemeriksaan kami, untuk modus yang sebelumnya sama, tetapi untuk jumlah barang yang dibawa tidak sama," sambungnya.

Baca juga: Hingga Juni 2022 BNNP Kaltara Berhasil Ungkap 31 Kilogram Sabu, Kasus 22 Kg Lainnya Masih Ditracing

Lebih lanjut ia berharap, agar masyarakat dapat berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika.

Karena menurutnya pola peredaran narkotika semakin hari semakin bervariasi seiring dengan terungkapnya kasus ibu-ibu sebagai kurir sabu.

"Modusnya ini sudah semakin berkembang, yang kami sayangkan anak-anak juga terlibat dalam proses pendistribusian, jadi kalau ada masyarakat yang tahu informasi dan melihat hal mencurigakan tolong lapor pihak kepolisian jadi kami bisa mengambil langkah-langkah," harapnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved