Berita Bulungan Terkini

Revisi RTRW Kabupaten, Pemkab Bulungan Sebut Lahan KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi Diperluas 380 Ha

Revisi RTRW kabupaten, Pemkab Bulungan sebut lahan Kawasan Industri Park Indonesia atau KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi diperluas 380 hektare.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Papan penunjuk jalan menuju Mangkupadi merupakan Kawasan Industri Pelabuhan Internasional di Tanjung Palas Timur 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Pemkab Bulungan merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bulungan hal itu dilakukan seiring adanya rencana perluasan Kawasan Industri Park Indonesia (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Tanjung Palas Timur, Bulungan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, Risdianto menuturkan bahwa Pemkab Bulungan akan sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam upaya percepatan pembangunan kawasan industri.

"Bagaimanapun kita akan terus berupaya untuk menciptakan menciptakan iklim yang kondusif untuk kegiatan investasi di Kabupaten Bulungan," ujarnya Jumat (5/8/2022).

Menurut Risdianto, penyusunan tata ruang wilayah juga menjadi bagian upaya untuk percepatan pembangunan kawasan industri, begitu juga dari sisi perizinan.

Baca juga: Papua Dimekarkan, DPRD Kaltara Dorong DOB Tanjung Selor Terbentuk, Sekda Bulungan Langsung Respon

"Kalau dahulu kan izin lokasi. Nah, sekarang ini berubah menjadi KKPR (kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang)," ungkapnya.

Sebelumnya, kata Risdianto terkait perizinan juga sudah dibahas oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

"Dalam rapat itu, Menko Marves menekankan kepada kementeria atau lembaga untuk mempercepat peroses perizinan, sehingga pembangunan konstruksi bisa berjalan tepat waktu.
Nah, untuk perizinan ini lebih banyak di kementerian atau lembaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Risdianto, untuk penyesuaian tata ruang dilakukan karena ada penambahan luasan lahan seluar 380 hektare (ha) oleh PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI).

"Secara keseluruhan luas wilayah kawasan industri 10.100 hektare. Tetapi, sesuai rencana ke depan bisa dikembangkan hingga 30 ribu hektare," ujarnya.

Namun, kata Risdianto, penambahan wilayah ini akan tetap berpedoman pada tata ruang wilayah seluar 10.100 ha.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved