Berita Kaltara Terkini

SOA Penumpang Dipastikan Tetap Dianggarkan, Ini Respon Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus

SOA penumpang dipastikan masuk di APBD Perubahan, Ketua DPRD Kaltara Albertus mengatakan tiap program dapat dimasukan dan dianggarkan di APBD.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Ketua DPRD Kaltara, Albertus Stefanus Marianus 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pihak Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara memutuskan untuk memasukan anggaran subsidi ongkos angkut (SOA) Penumpang di APBD Perubahan.

Keputusan ini diambil oleh BKAD Kaltara, setelah tak kunjung mendapatkan respons dan arahan dari Kemendagri ihwal mata anggaran program subisidi yang tak tersedia di sistem.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kaltara, Albertus Stefanus Marianus, mengatakan idealnya tiap program memiliki dasar atau mata anggarannya sehingga dapat dimasukan dan dianggarkan dalam APBD.

Baca juga: BKAD Kaltara Pastikan SOA Penumpang Dianggarkan di APBD Perubahan, Denny Harianto Beber Konsekuensi

Albertus Stefanus juga menyampaikan, langkah Pemprov Kaltara yang telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat adalah hal yang tepat.

"Tentu memang harus ada gantungnnya di mana harusnya memang koordinasi ke pusat ke kementerian terkait," kata Ketua DPRD Kaltara, Albertus Stefanus Marianus, Kamis (11/8/2022).

""Kalau dijalankan tetap ada aturannya, seharusnya dengan koordinasi dengan pemerintah pusat itu kan cukup, karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Baca juga: Soal SOA Penumpang, BKAD Kaltara tak Dapat Jawaban Kemendagri, Akan Dianggarkan di APBD Perubahan

Ia mengatakan, program subsidi ongkos angkut sangat dibutuhkan masyarakat Kaltara. Terlebih untuk yang tinggal di daerah pedalaman dan perbatasan.

Menurut Albertus, jika program SOA Penumpang tak dapat dimasukan ke anggaran dinas teknis seperti Dishub, maka masih ada opsi lainnya.

Pesawat perintis dari Maskapai SAM Air yang terparkir di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor pada Agustus 2021 lalu. Pada tahun lalu, pesawat ini ambil bagian melaksanakan program SOA Penumpang (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)
Pesawat perintis dari Maskapai SAM Air yang terparkir di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor pada Agustus 2021 lalu. Pada tahun lalu, pesawat ini ambil bagian melaksanakan program SOA Penumpang (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI) (Tribun Kaltara)

"Kemarin itu opsinya apakah bisa ke Disperindagkop atau ke mana, itu kita dalami," ujarnya.

Baca juga: Kemendagri Belum Balas Surat BKAD Kaltara tentang SOA Penumpang, Denny Harianto: Masih Cari Formula

"Jangan sampai program itu jadi gagal karena memang dibutuhkan masyarakat," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved