Berita Kaltara Terkini

Penyelundupan Narkoba di Daerah Perbatasan RI-Malaysia Kerap Berulang, Kapolda Kaltara Beber Kendala

Penyelundupan narkoba di daerah perbatasan RI-Malaysia kerap berulang, Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya beber kendala.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, dan Dirresnarkoba Polda Kaltara, Kombes Pol Agus Yulianto, dalam konferensi pers penggagalan peredaran 3,14 kilogram sabu dan 4.753 butir ekstasi di Mapolda Kaltara, Senin (22/8/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Ditresnarkoba Polda Kaltara berhasil menggagalkan peredaran 3,14 kilogram sabu dan 4.753 butir ekstasi di Sebatik, Nunukan.

Sabu dan ekstasi tersebut diketahui berasal dari Tawau, Malaysia. Sebelumnya, pada Juli 2022 lalu pihak Polda Kaltara juga berhasil menggagalkan penyelundupan barang haram.

Waktu itu, polisi berhasil mengamankan 47 kilogram sabu asal Tawau, Malaysia di daerah yang sama dengan pengungkapan kali ini yakni di Sebatik, Nunukan.

Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya menerangkan sejumlah kendala dalam menghentikan peredaran sabu di daerah perbatasan.

Baca juga: UMKM Kaltara, Ide Bisnis Buket Bunga, Berawal dari Hobi Dandelion kini Kantongi Omzet Jutaan Sebulan

Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya, Irwasda Polda Kaltara Kombes Pol Eka Wahyudianta, dan Dirresnarkoba Polda Kaltara Kombes Pol Agus Yulianto saat memperlihatkan barang bukti berupa 3,14 kilogram sabu dan 4.753 butir ekstasi dalam press release di Mapolda Kaltara, Senin (22/8/2022).
Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya, Irwasda Polda Kaltara Kombes Pol Eka Wahyudianta, dan Dirresnarkoba Polda Kaltara Kombes Pol Agus Yulianto saat memperlihatkan barang bukti berupa 3,14 kilogram sabu dan 4.753 butir ekstasi dalam press release di Mapolda Kaltara, Senin (22/8/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

Jenderal bintang dua itu mengatakan, para pelaku pengedaran narkotika baik kurir atau penerima dan pengendali di Malaysia menggunakan jaringan terputus sehingga ada kesulitan untuk didalami.

"Mereka menggunakan saluran jaringan terputus sehingga tidak mudah kita mengungkap itu," kata Irjen Pol Daniel Adityajaya, Senin (22/8/2022).

"Lalu kemajuan teknologi dan transportasi, selain membuat pergerakan manusia lebih mudah tapi juga dimanfaatkan pelaku kejahatan, dan terkait alat komunikasi yang tidak sama dengan daerah Malaysia ditambah mereka gunakan jaringan terputus," ungkapnya.

Karena itu, Irjen Pol Daniel mengatakan, pihaknya lebih mengandalkan dan mengharapkan akan peran aktif masyarakat di perbatasan untuk menanggulangi tindak pidana peredaran narkotika.

Ia berharap masyarakat setempat dapat memberikan informasi sekecil apapun terkait upaya peredaran narkotika di daerah perbatasan.

"Kita harapkan masyarakat kalau ada informasi bisa disampaikan, dan ini bukti keterlibatan masyarakat cukup berharga, karena ini juga berasal dari informasi masyarakat yang kita kembangkan," ujarnya.

Baca juga: Gagalkan Peredaran 3,14 Kilogram Sabu dan 4.753 Butir Esktasi dari Malaysia, Polda Kaltara Buru DPO

Dirresnarkoba Polda Kaltara, Kombes Pol Agus Yulianto, menunjukan barang bukti berupa 4.753 butir esktasi dalam press release pengungkapan peredaran narkotika di Mapolda Kaltara, Senin (22/8/2022).
Dirresnarkoba Polda Kaltara, Kombes Pol Agus Yulianto, menunjukan barang bukti berupa 4.753 butir esktasi dalam press release pengungkapan peredaran narkotika di Mapolda Kaltara, Senin (22/8/2022). (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Jadi satu informasi dari masyarakat itu sangat berharga, karena itu kita kembangkan dan tiap informasi kecil akan kami kembangkan, kami juga pelajari kasus ini, kami minta masyarakat jangan terlibat dengan pererdaran, tapi berikan informasi itu kepada kami," sambungnya.

Selain pengungkapan, pihaknya juga mengajak masyarakat tak terjerumus ke godaan mengonsumi barang haram. Menurutnya pihak kepolisian selalu aktif memberikan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat.

"Beberapa langkah kita lakukan, salah satunya ialah pencegahan itu dilakukan melalui anggota Polri di wilayah itu, lalu dengan Bhabinkamtibmas dan Polsek di sana," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved