Kaltara Memilih

KPU Kaltara Ajak Pemilih Ikuti Tahapan Pemilu, Singgung Cek Data di Aplikasi Lindungi Hakmu

KPU Kaltara ajak pemilih ikuti tahapan Pemilu, singgung cek data di aplikasi Lindungi Hakmu, Suryanata Al-Islami: Kami harap masyarakat berperan aktif

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - KPU Kaltara mengharapkan peran aktif masyarakat dalam tiap tahapan Pemilu 2024.

Diketahui, tahapan Pemilu 2024 telah resmi dimulai sejak Juli 2022 lalu.

Di mana saat ini, tahapan pemilu memasuki tahapan perbaikan data dari parpol atas hasil verifikasi administrasi oleh KPU.

Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al-Islami, mengatakan, tahapan terpenting yang harus diketahui oleh masyarakat umum ialah mengenai data pemilih.

Baca juga: Ketua KPU Kaltara Ungkap Tahapan Pemilihan Umum 2024, Sebut Perbaikan Hasil Verifikasi Administrasi

Suryanata berujar, masyarakat harus aktif mengetahui apakah dirinya sudah masuk atau terdaftar dalam data pemilih atau tidak.

"Kami harap masyarakat berperan aktif dalam perkembangan tahapan, khususnya seperti tahapan data pemilih," kata Suryanata Al-Islami, Jumat (23/9/2022).

Menurut Suryanata, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Lindungi Hakmu untuk mengetahui data pemilih.

Lewat aplikasi itu juga masyarakat bisa memberikan umpan balik terkait kesalahan data atau belum terdaftar sebagai pemilih.

"Kami juga imbau masyarakat melihat aplikasi Lindungi Hakmu untuk memastikan namanya terdaftar sebagai pemilih dan pastikan data-datanya itu benar," ujarnya.

Lebih jauh, Suryanata menjelaskan, pihaknya telah melakukan rekapitulasi data pemilih berkelanjutan (DPB) secara rutin.

Baca juga: Polda Kaltara Sebut Pendirian Polres Kabupaten Tana Tidung dan Polrestabes Bulungan Direstui Pusat

Menurutnya rekapitulasi DPB itu adalah ikhtiar penyelenggara pemilu agar tidak terjadi permasalahan saat penetapan daftar pemilih tetap (DPT) nanti.

"Kami tiap bulan ada DPB dengan koordinasi dari berbagai pihak untuk memperbarui data yang kita miliki, ini ikhtiar jangan sampai kemudian saat data ditetapkan, malah ribut karena datanya tidak masuk," ujarnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved