Berita Tana Tidung Terkini

Besok Terakhir Pengunggahan Data Honorer ke Kemenpan RB, BKPDM Tana Tidung Sebut Akan Ada Uji Publik

Setelah proses pengunggahan data tenaga honorer Tana Tiduung, tahap selanjutnya yakni uji publik. Yang mana, data tersebut nantinya akan diumumkan.

Penulis: Risnawati | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ RISNAWATI
Kepala BKPSDM Kabupaten Tana Tidung, Arman Jauhari 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pendataan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung sampai saat ini masih berproses.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tana Tidung, Arman Jauhari mengatakan, pendataan akan berakhir pada Jumat (30/9/2022) besok.

Meski demikian dia sampaikan, belum bisa menyampaikan data real jumlah tenaga honorer di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Baca juga: Penginputan 4.228 Tenaga Honorer Nunukan Terkendala Internet, BKPSDM Minta BKN Perpanjang Waktu

Mengingat, saat ini masih proses pendataan tenaga honorer di lingkungan pemerintah Kabupaten Tana Tidung.

"Kalau data awal kita kemarin kan ada sekitar 1000-an (tenaga honorer). Tapi untuk yang tahap sekarang ini masih berproses.

Terlahir, tanggal 20 (September 2022) lalu itu ada sekitar 500-an yang sudah mengapload (unggah) data," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: UMKM Kaltara, Mantan Guru Honorer Putar Haluan Berbisnis dari Rumah, Garap Produk Camilan Keluarga

Dia mengatakan, setelah proses pengunggahan data, tahap selanjutnya yakni uji publik. Yang mana, data tersebut nantinya akan diumumkan.

"Saya bahasakan seperti masa sanggah lah. Misal datanya yang bersangkutan kurang, nah dia masih bisa menginput," katanya.

Tenaga honorer Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tana Tidung, saat bertugas mengambil sampah di sejumlah tempat pembuangan sampah di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sesayap, Jumat (15/7/2022)
Tenaga honorer Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tana Tidung, saat bertugas mengambil sampah di sejumlah tempat pembuangan sampah di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sesayap, Jumat (15/7/2022) (TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI)

Lebih lanjut dia sampaikan, terkait jumlah tenaga honorer yang terus membengkak ini, Kemenpan RB meminta kepala daerah wajib membuat surat pernyataan tanggung jawab mutlak.

Hal itu dimaksudkan, agar tidak ada lagi penambahan jumlah tenaga honorer di setiap daerah ke depannya.

Baca juga: Oknum Guru Honorer di Tarakan Rudapaksa Siswinya, Polisi Ungkap Dilakukan saat Jam Pulang Sekolah

"Jadi, data-data (tenaga honorer) yang disampaikan, yang sudah diupload saat ini, jumlahnya hanya itu aja sudah dan tidak ada penambahan lagi," jelasnya.

 

(*)

Penulis: Risnawati

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved