Berita Malinau Terkini

100 Unit Program Rumah Layak Huni NAHP di Malinau Tahun Ini, Total Bantuan Rp 20 Juta Tiap Penerima

Seratus unit program rumah layak huni NAHP di Malinau tahun ini, total bantuan Rp 20 juta tiap penerima, Samsir: Ditarget sampai Desember 2022.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltara.com / Mohamad Supri
Rumah warga rusak parah diterjang banjir di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu sore (16/5/2021). (TribunKaltara.com / Mohamad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Tahun 2022 ini, Kabupaten Malinau terdata sebagai penerima NAHP ( National Affordable Housing Program) atau program nasional rumah layak huni.

Program tersebut menyasar golongan masyarakat tidak mampu yang bertujuan untuk menangani kemiskinan ekstrem di daerah.

Tahun ini total ada 100 unit rumah atau keluarga penerima di Malinau. Tersebar di dua wilayah kecamatan yakni Kecamatan Malinau Kota dan Mentarang.

Fasilitator Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS NAHP di Malinau, Samsir menerangkan program rumah layak huni tersebut tersebar di 4 desa dari 2 wilayah kecamatan.

Baca juga: Serapan APBD 2022 Dikebut Tuntas Akhir Tahun, Penjelasan Wakil Bupati Malinau Jakaria

"Jumlahnya ada 100 unit. Tersebar di 2 kecamatan dan 4 desa. Yakni di Kecamatan Malinau Kota, di desa Malinau Hulu dan Malinau Kota. Dan di Mentarang di Desa Long Gafid dan Desa Pulau Sapi," ujarnya saat dihubungi TribunKaltara.com, Minggu (2/10/2022).

Rincian jumlah program tersebut antara lain sebagai berikut:.

1. Desa Malinau Kota (40 unit)
2. Desa Malinau Hulu (15 unit)
3. Desa Long Gafid (15 unit)
4. Desa Pulau Sapi (30 unit)

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS oleh NAHP tersebut merupakan program Bank Dunia untuk penanganan kemiskinan ekstrem.

Diperuntukkan bagu warga berpenghasilan rendah dan terbagi dua jenis kegiatan yakni peningkatan kualitas dan pembangunan baru.

Baca juga: Warga Desa Data Dian Kini Punya Label Produksi Sendiri, Madu Kayan Siap Menembus Pasar Malinau

"Untuk besaran bantuan nilainya Rp 17,5 juta untuk materialnya dan Rp 2,5 juta untuk tukang. Sehingga jika dikalkulasikan totalnya adalah Rp 20 juta per unit. Program sedang berjalan ditarget sampai Desember 2022 ini," ujarnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved