Berita Bulungan Terkini

Dua Tahanan Kabur Lewat Atap dan Buka Gembok Sel, Polres Bulungan Evaluasi Pengamanan Rutan

Dengan adanya tahanan kabur Polres Bulungan akirnya mengandakan gembook sel tahanan atau lebih dari satu gembok yang dipasang.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Kondisi Rutan Polres Bulungan, Sabtu (22/10/2022). Polisi memastikan evaluasi pengamanan di Rutan pasca kaburnya dua tahanan pada 16 Oktober lalu 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Dua tahanan Polres Bulungan yakni D dan S kabur dari Rutan pada 16 Oktober lalu.

Tahanan kasus narkotika itu melarikan diri dari Rutan dengan cara membuka gembok sel dan memanjat atap Rutan.

Mereka lalu melompat ke bagian tembok belakang Rutan yang berbatasan dengan Gedung Gadis, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara.

Baca juga: Kabur dari Rutan Polres Bulungan, Dua Tahanan Ditangkap di Pulau Tias, Teman Ikut Bantu Diamankan

Polisi berhasil menangkap D di hari yang sama saat ia kabur, adapun tahanan dengan inisial S baru berhasil ditangkap pada Jumat kemarin.

Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona memastikan evaluasi pengamanan di Rutan Polres Bulungan pasca kejadian tersebut.

Baca juga: Napi Lapas Nunukan Kabur Akhirnya Ditangkap di Tanjung Selor, Terpaksa Ditembak saat Lawan Petugas

"Kami melakukan penguatan-penguatan sekarang gembok di ruang tahanan kita buat berganda jadi tidak satu gembok lagi," kata AKBP Ronaldo Maradona, Sabtu (22/10/2022).

"Kami juga akan tambah personel yang berjaga, termasuk penguatan penambahan struktur di ruang tahanan juga kami lakukan, dan ini sudah lebih dari standarnya," katanya.

Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona saat memberikan keterangan, Sabtu (22/10/2022) terkait penangkapan tahanan yang kabur dari Rutan Polres Bulungan.
Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona saat memberikan keterangan, Sabtu (22/10/2022) terkait penangkapan tahanan yang kabur dari Rutan Polres Bulungan. (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

Khusus untuk S yang baru ditangkap setelah kabur selama lima hari, AKBP Ronaldo memastikan akan memberikan perlakuan khusus.

Tujuannya untuk membatasi ruang gerak S agar percobaan melarikan diri tak lagi terulang. "Sekarang dia sendiri di dalam sel dan diborgol," katanya.

Baca juga: Polisi Lakukan Olah TKP Kasus KDRT di Rumah Lesti Kejora, Rizky Billar Kabur Saat Petugas Datang

Lebih jauh, AKBP Ronaldo menampik adanya keterlibatan personel kepolisian dalam membantu tahanan melarikan diri.

"Hasil penyelidikan kami tidak ada dan hasil interogasi kami dengan pelaku juga tidak ada, jadi pelaku sendiri membongkar gembok dan membongkar tralis," ujarnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved