Berita Nunukan Terkini

Bersama KSOP, BNNK Nunukan Dapati 6 Sampel Urine Buruh TKBM Positif Narkotika: Kami Siap Bina

316 sampel dinyatakan negatif dan 11 positif, bersama dengan KSOP, BNNK Nunukan dapati 6 sampel urine buruh TKBM positif narkoba: Kami siap bina.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
(HO/ Zaenal BNNK Nunukan)
BNNK Nunukan lakukan pengambilan sampel urine buruh TKBM di terminal keberangkatan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Sebanyak 11 sampel urine buruh tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) dinyatakan positif oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Nunukan kerjasama dengan BNNK Nunukan menyelenggarakan deteksi dini melalui tes urine kepada 327 buruh TKBM mulai 6 Oktober-1 November 2022.

Sebelumnya pelaksanaan tes urine dilakukan di terminal keberangkatan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Buruh TKBM yang berhalangan hadir pada awal tes urine, diberikan kesempatan tes urine susulan di kantor Koperasi TKBM dan Kantor BNNK Nunukan.

Baca juga: Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 100 Perkara, Kajari Bulungan Sebut Berkekuatan HukumTetap

Kepala BNNK Nunukan, Emmanuel Henry Wijaya, mengatakan 327 sampel urine dilakukan uji menggunakan rapid test Narkoba enam parameter.

"Dari hasil pengujian, 316 sampel dinyatakan negatif dan 11 sampel dinyatakan positif. Rinciannya 5 sampel positif karena konsumsi obat-obatan dari dokter dan 6 sampel positif mengandung Narkotika golongan 1 jenis sabu," kata Emmanuel Henry Wijaya kepada TribunKaltara.com, Jumat (04/11/2022), pukul 14.00 Wita.

Henry menyampaikan BNNK Nunukan siap melakukan pembinaan buruh TKBM yang terindikasi positif Narkoba.

"Kami selalu siap bina warga yang terindikasi positif Narkoba. Jadi BNNK punya program pembinaan dan pemantauan buruh yang terindikasi menyalahgunakan Narkoba," ucapnya.

Menurutnya tujuan BNNK Nunukan lakukan pembinaan sekaligus pemantauan untuk membantu agar yang bersangkutan pulih melalui program rehabilitasi.

"Harapan kami ke depan tidak ada lagi ditemukan penyalahgunaan Narkoba di lingkungan TKBM. Karena dampak Narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan maupun kehidupan manusia," ujar Henry.

Terpisah, Pengawas TKBM dari KSOP Kelas IV Nunukan, Robert Tokan menuturkan pihaknya tak serta merta melakukan pemecatan buruh yang terindikasi menyalahgunakan Narkoba.

Baca juga: Perempuan Ini Selundupkan 5 Gram Sabu di Lapas Narkotika Samarinda, Temui Pacar yang Jadi Tahanan

"Sangat berat kalau sampai orang kehilangan pekerjaan. Maka dari itu kami minta BNNK untuk bina. Saya mohon kepada buruh yang positif untuk selalu kooperatif dan mau berubah lebih baik," tutur Robert Tokan.

Robert beberkan hasil kesepakatan bersama mandor dan pengurus TKBM, buruh yang dinyatakan positif menyalahgunakan Narkoba akan menjalani rehabilitasi.

"Setelah pulih nanti tetap dalam pengawasan oleh BNNK. Bagi buruh TKBM yang hasil urinenya negatif silahkan bekerja. Tapi jika ada yang melakukan kesalahan yang sama, kami sepakat mengambil tindakan tegas," ungkapnya.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved