Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Apindo Malinau Tolak UMK 2023 Sebesar Rp 3.494.498,55, Gugat Permenaker 18/2022 ke MK

Sesuai perhitungan UMK 2023 yang ditetapkan Kementerian Tenaga Kerja disesuaikan dengan Permenaker 18/2022. Tapi ini tolak Apindo Malinau.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Kabupaten Malinau (Apindo Malinau), Paul Muregar Lalong saat ditemui seusai pembahasan UMK Malinau 2023 di Kantor Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (29/11/2022). 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Malinau menolak UMK Malinau 2023  senilai Rp 3.494.498,55.

Hal ini disampaikan Ketua Apindo Malinau (Apindo Malinau), Paul Muregar Lalong.

Apindo Malinau menolak menandatangani hasil kesepakatan Dewan Pengupahan Kabupaten Malinau.

Baca juga: Kabar Gembira! UMK Malinau 2023 Disepakati Rp 3.494.498, Ada Kenaikan Rp 246.219

"Kami menyampaikan menolak menandatangani hasil kesepakatan. Karena saat ini dari APINDO Pusat telah mengajukan uji materiil Permenaker 18/2022 ke MK," ujar Paul Muregar Lalong, saat diwawancarai TribunKaltara.com usai pembahasan UMK Malinau 2023, Selasa (29/11/2022).

Menurut Paul Muregar Lalong, gelombang penolakan penerapan Permenaker 18/2022 sebagai dasar perhitungan upah minimum terjadi di seluruh Indonesia.

Termasuk di Malinau, Permenaker 18/2022 yang menjadi dasar perhitungan UMK tidak diakui Apindo.

Baca juga: Besok Besaran UMK Malinau 2023 Diumumkan, Perhitungan Sesuai Permenaker 18/2022 

Paul Muregar Lalong mengungkapkan, jika tetap dipaksakan, formula perhitungan berdasar aturan terbaru tersebut akan berdampak terhadap iklim usaha di daerah.

"Secara kelembagaan, kami mengikuti keputusan Apindo pusat. Saat ini telah diajukan gugatan ke MK, dan kami masih menunggu keputusan.

Pembahasan UMK Malinau 2023 03 29112022
Pembahasan Upah Minimum Kabupaten Malinau Tahun 2023 di Kantor Bupati Malinau, Kalimantan Utara, Selasa (29/11/2022). Dewan pengupahan kabupaten menyepakati UMK Malinau 2023 naik 7,58 Persen.

Ada banyak kekurangan dalam peraturan tersebut. Intinya kami menolak menandatangani kesepakan UMK Malinau," ungkap Paul Muregar Lalong.

Seperti diketahui, Dewan Pengupahan Kabupaten Malinau telah menyepakati nilai UMK Malinau 2023 sebesar Rp 3.494.498,55. Berarti ada kenaikan 7,58 persen dari UMK Malinau 2022. Tapi ini ditolak Apindo Malinau.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved