Berita Daerah Terkini

Tambang Batu Bara Ilegal Kembali Marak di Kukar, Polisi Tangkap Pemodal dan Sita Ekskavator

Aktivitas tambang batu bara ilegal kembali ditemukan di Kutai Kartanegara ( Kukar ), polisi tangkap pemilik modal dan sita alat berat (ekskavator).

Editor: Sumarsono
HO
Tim patroli perusahaan tambang batu bara PT Multi Harapan Utama (MHU) bersama tim Polres Kukar menemukan aktivitas tambang batu bara ilegal yang melintas di lahan konsesi perusahaan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TENGGARONG  - Aktivitas tambang batu bara ilegal kembali ditemukan di Kutai Kartanegara ( Kukar ), polisi tangkap pemilik modal dan sita alat berat (ekskavator).

Tim patroli perusahaan salah perusahaan tambang batu bara, PT Multi Harapan Utama (MHU) menemukan aktivitas tambang ilegal yang melintas di wilayah konsesinya.

External Relation Superintendent PT MHU, Samsir menuturkan, kejadian bermula pada Sabtu (17/12/2022) lalu. 

Tim patroli yang dipimpin Cheif Security Sudarmadi, melakukan pengadangan kegiatan hauling illegal minning.

Kegiatan itu melintas di konsensi IUPK MHU di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Pada saat melakukan pengadangan, tim security sempat bersitegang dengan beberapa penjaga tambang ilegal

Mereka memaksa dan tidak terima karena kegiatannya dihalang-halangi security. 

Baca juga: Update Kasus Tambang Ilegal di Kaltim, Bareskrim Polri Limpahkan Berkas Ismail Bolong ke Kejagung

"Jelas mengganggu aktivitas karena haulingnya di area perusahaan dan melewati permukiman rumah warga," ujar Samsir, Kamis (22/12/2022).

Dikarenakan keterbatasan personel, Tim Security PT MHU berinisiatif meninggalkan lokasi pengadangan dan menunggu tim dari Polres Kukar.

Setelah tim Polres Kukar tiba, mereka pun langsung bergerak menuju galian illegal minning di KM 7 sisi kiri muatan hauling.

tambang batu bara ile
Tim patroli PT Multi Harapan Utama (MHU) bersama Polres Kukar menemukan aktivitas tambang ilegal yang melintas di lahan konsesi perusahaan.

"Polisi datang tengah malam karena ada aduan dari masyarakat dan perusahaan. Yang jelas kami mengimbau agar kegiatan penambangan ilegal dihentikan, mereka tanpa izin," tegas Samsir.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Kukar, IPDA Sagi Janitra membenarkan, pihaknya mendapat laporan pengaduan dari masyarakat.

Masyarakat desa setempat resah dan mengadu,  telah terjadi kegiatan penambangan batu bara ilegal di Desa Sumber Sari.

Saat didalami lebih lanjut, rupanya aktivitas tambang ilegal itu pun melintasi konsesi IUPK PT Multi Harapan Utama (MHU).

Baca juga: KPK Telusuri Mafia Tambang Batu Bara di Kaltim, Minta Masyarakat Melapor Disertai Data Awal

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved