Berita Nunukan Terkini

Jelaskan Soal Tagihan Air Warga Membengkak Pasca Musim Kemarau, Dirut PDAM Nunukan Beber Alasan

Perumda PDAM Tirta Taka memberi penjelasan terkait tagihan air warga Nunukan, Kalimantan Utara yang membengkak pasca musim kemarau.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / FELIS
Sebagian warga Nunukan rela mengantre saat melakukan pembayaran tagihan air di Kantor PDAM Nunukan, Jumat (20/01/2023), pagi. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan, Masdi memberi penjelasan terkait tagihan air pasca musim kemarau.

Sejak minggu kedua Desember 2022 hingga awal Januari 2023 Nunukan mengalami krisis air baku, lantaran kemarau yang cukup panjang.

Hal itu membuat terbatasnya air baku pada dua embung di Nunukan yakni Embung Bolong dan Embung Bilal.

Kini ketersediaan air baku di Nunukan mulai kembali normal.

Baca juga: Kemenag Usulkan Kenaikan Biaya Haji 2023 jadi Rp69,1 Juta Per Jemaah, Warga Nunukan: Terlalu Tinggi

Direktur Utama PDAM Kabupaten Nunukan, Masdi. TRIBUNKALTARA.COM/Febrianus felis
Direktur Utama PDAM Kabupaten Nunukan, Masdi. TRIBUNKALTARA.COM/Febrianus felis (TRIBUNKALTARA.COM/FELIS)

Meski begitu tagihan air pasca musim kemarau turut menjadi perbincangan sebagian warga.

"Saya perlu jelaskan kemungkinan mengapa ada pembengkakan tagihan.

Saya selalu imbau jaga keran air di rumah, jangan sampai dibuka terus saat musim kemarau," kata Masdi kepada TribunKaltara.com, Jumat (20/01/2023), pukul 19.30 Wita.

Lanjut Masdi, "Mungkin saja saat kemarau, kerannya dibuka dengan harapan ada air ngalir. Kelupaan ditutup selama seharian. Nah itu bisa terjadi pembengkakan tagihan air," tambahnya.

Menurut Masdi, harga air yang disalurkan ke rumah pelanggan PDAM Tirta Taka Nunukan masih terbilang wajar.

Bahkan lebih murah kata dia bila dibanding harga air yang dijual perseorangan menggunakan truk tangki air.

"Harga air yang dijual oleh Perumda PDAM Tirta Taka masih wajar.

Bahkan sudah melalui evaluasi dan kajian. Harga jual kami Rp3.292 per kubik (5 drum). Kalau beli melalui truk tangki air, satu profil Rp80-100 ribu," ucap Masdi.

Ia juga menuturkan mengenai pembayaran air bagi pelanggan PDAM Tirta Taka Nunukan dilakukan sebulan sekali.

"Misalnya pemakaian air bulan Januari, maka bayarnya bulan Februari. Pengecekan meteran air itu biasa tanggal 16-25.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved