Berita Kaltara Terkini
Dinas Perhubungan Kaltara Beber Kendala Sterilkan Pelabuhan Tengkayu Tarakan
Plt Kepala Dishub Kaltara Andi Nasuha mengaku hingga kini area dermaga Pelabuhan Tengkayu Tarakan belum sepenuhnya steril.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Dishub Kaltara mengungkapkan kebijakan sterilisasi Pelabuhan Tengkayu Tarakan terus berjalan.
Sterilisasi dilakukan dengan membatasi kendaraan pribadi untuk masuk ke area dermaga serta pembatasan kegiatan pedagang di area dermaga.
Kebijakan itu diambil mengingat sebelumnya kondisi Pelabuhan Tengkayu yang merupakan pelabuhan penumpang speedboat reguler terbesar di Kaltara terkesan semrawut dengan masuknya kendaraan pribadi, parkir motor, serta pedagang di area dermaga.
Meski sudah memulai sterilisasi, Plt Kepala Dishub Kaltara Andi Nasuha mengaku hingga kini area dermaga pelabuhan belum sepenuhnya steril.
"Kemarin kita harapkan memang kita batasi yang kendaraan," kata Andi Nasuha, Rabu (25/1/2023).
"Kita tidak pungkiri masih banyak yang ngotot untuk masuk, bahkan gunakan power-nya, begitu ada satu masuk yang lain bilang 'kok ini bisa masuk," ujarnya.
Baca juga: Dishub Kaltara Pertimbangkan Tiga Titik Lokasi Calon Terminal Bus: Rencana di Sekitar Tanjung Selor
Andi Nasuha menjelaskan pembatasan kendaraan pribadi masuk ke area dermaga bukan berarti menyulitkan penumpang.
Sebab pihak Pelabuhan Tengkayu telah menyiapkan bus untuk antar jemput penumpang ke area drop zone dermaga pelabuhan.
"Di sana kan memang sudah kita siapkan fasilitas drop zone," katanya.
Tak hanya kendaraan pribadi, pihaknya juga mengaku kesulitan untuk menertibkan pedagang dan PKL di area dermaga.
Menurut Andi sterilisasi akan dilakukan bertahap sembari berharap pada ketegasan petugas di lapangan.
"Kalau PKL aturannya tidak ada tapi memang masih ada, jadi ini kita benahi satu-satu.
Kita harapkan teman-teman di Tengkayu itu bisa dimaksimalkan," ucapnya.
Adapun untuk aktivitas bongkar muat barang di sekitar area pelabuhan, Dishub Kaltara menyatakan belum memiliki lokasi alternatif lainnya.
"Kalau bongkar muat sementara masih di situ, kita belum ada alternatif lainnya, kalau pindah di Malundung itu kan ranahnya Pelindo, kita belum jajaki ke sana," tutur Andi Nasuha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/speedboat-tarakan-23012023.jpg)