Liputan Khusus

Angka Pernikahan Usia Dini di Kaltim Tinggi, Imbas Pergaulan Bebas, Hamil Duluan Terpaksa Diizinkan

Angka pernikahan di bawah umur atau pernikahan dini di Kalimantan Timur ( Kaltim ) relative tinggi. Dipicu pergaulan bebas di kalangan anak remaja.

Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTARA.COM/RISNA
Ketua PKK Tana Tidung Vamelia Ibrahim saat menghadiri Deklarasi Stop Kekerasan Anak dan Pernikahan Dini, di Stadion Mini Tideng Pale, beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM / RISNA) 

TRIBUNKALTARA.COM, BALIKPAPAN - Angka pernikahan di bawah umur atau pernikahan dini di Kalimantan Timur ( Kaltim ) relative tinggi.

Di beberapa kabupaten/kota, setiap tahun angkanya lebih 100 kasus. Rata-rata kondisi ini dipicu pergaulan bebas.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara misalnya, selama tiga tahun terakhir tercatat 586 remaja di bawah usia 19 tahun mengajukan dispensasi pernikahan. 

Fenomena ini ditengarai akibat pergaulan bebas yang dipicu kemajuan teknologi.

Berdasarkan catatan Pengadilan Agama Tenggarong, jumlah pengajuan dispensasi menikah yang tertinggi pada 2020, jumlahnya 265 perkara. 

Lalu pada 2021, sebanyak 186 orang mengajukan dispensasi, dan 2022 sebanyak 105 perkara.

Sementara hingga awal Mei 2023, Pengadilan Agama Tenggarong menerima 30 permohonan pernikahan anak di bawah umur.

"Memang kebanyakan yang mengajukan dispensasi nikah berdomisili di wilayah pesisir dan ulu," kata Ketua PA Tenggarong, Reny Hidayati.

Baca juga: Presiden Jokowi Targetkan Angka Stunting Turun hingga 14 Persen, Pernikahan Dini Ikut Jadi Pemicu

Ia pun memberikan penjelasan, dispensasi pernikahan adalah sebuah syarat.

Mereka yang berusia di bawah 19 tahun tetapi hendak menikah harus mengajukan dispensasi ini ke pengadilan. 

Tanpa keputusan dispensasi dari pengadilan, pernikahan mempelai di bawah usia 19 tahun tidak akan diakui negara.

Reny menambahkan, permohonan menikah usia dini ini didominasi remaja yang hamil di luar nikah.

Pemohon dispensasi terbanyak adalah remaja berusia 17 tahun dan 18 tahun. 

Sementara itu, untuk pemohon dispensasi ditilik dari jenis kelamin, tidak berbeda jauh. Laki-laki dan perempuan hampir sama jumlahnya.

Halaman
1234
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved