Sabtu, 16 Mei 2026

PLN Kaltimra

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan dan Bantu Warga Terdampak Gempa Bantul

PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan pascagempa Bantul, dan membantu menyerahkan paket sembalko serta merenovasi rumah terdampak.

Tayang:
Dok PLN
PLN memperbaiki listrik di rumah warga terdampak gempa Bantul. Senin, (3/7/2023). (Dok PLN) 

TRIBUNKALTARA.COM - PT PLN (Persero) bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan pascagempa bermagnitudo 6,6 SR dengan episentrum Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (30/6/2023).

Tak butuh waktu lama, sebab pada Sabtu, (1/7) pukul 03.40 WIB aliran listrik pada lebih dari 34 ribu pelanggan terdampak gempa di pantai selatan Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur tersebut, telah kembali menyala kurang dari 8 jam.

Tidak hanya berdampak pada kelistrikan, gempa juga mengakibatkan 263 bangunan mengalami kerusakan.

Dari jumlah tersebut, terdapat 3 rumah yang dikategorikan mengalami kerusakan sedang - berat dan 5 rumah mengalami kerusakan sedang.

PLN melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal (YBM) memberikan bantuan berupa renovasi untuk delapan rumah dan 250 Paket Sembako bagi warga terdampak.

Salah satu dari penerima bantuan adalah Ponem (80) warga Dusun Bangen, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul.

Ponem, atau yang kerap disapa Mbah Ponem tinggal seorang diri di rumahnya yang mengalami kerusakan cukup parah terutama di dapur semi permanen miliknya yang terbuat dari batako. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan PLN.

"Dapur batakonya ambruk, namun Alhamdulillah rumah bagian depan tidak apa-apa, listriknya juga kemarin tidak mati kok. Maturnuwun PLN sudah hadir membantu, semoga menjadi berkah untuk kita semua." tutur Ponem.

PLN bantu warga terdampak gempa Bantul 070723
PLN menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak gempa Bantul. Senin, (3/7/2023). (Dok PLN)

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, prioritas pertama PLN adalah melakukan pengamanan aset kelistrikan agar tidak membahayakan warga.

Kemudian dengan cepat petugas akan lakukan penormalan jaringan listrik dan membantu dalam bentuk renovasi rumah dan paket sembako.

"Saat ini, fokus kami adalah mengamankan jaringan kelistrikan untuk menjaga keselamatan warga.

Kami juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DIY, TNI-Polri serta stakeholder terkait untuk memberikan bantuan pada warga yang terdampak bencana," ujar Darmawan Prasodjo.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Mochamad Soffin Hadi menyampaikan, untuk gangguan kelistrikan parah hanya terjadi di wilayah Kebumen, selanjutnya wilayah Kabupaten Bantul tidak ada gangguan masif dari sisi kelistrikan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), namun memang banyak warga yang mengalami kerusakan pada bangunan rumahnya.

"Dengan cepat petugas PLN melakukan penormalan jaringan listrik dan menyalurkan bantuan dalam bentuk renovasi rumah dan paket sembako," ujar Soffin.

Soffin menambahkan, berkat teknologi remote SCADA jaringan listrik tegangan menengah telah normal kembali. Ia berharap gempa susulan tidak terjadi kembali.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved