Berita Kaltara Terkini
Nilai Kinerja Daerah se Kaltara Sangat Baik, Dirjen Otda: Skor Nunukan Lemah karena Human Error?
Kemendagri Pemprov Kaltara yang termasuk lima Kabupaten/Kota memiliki skor dan status kinerja hasil evaluasi tahun 2023 sebesar 2,94.
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri menyampaikan hasil evaluasi kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara, Selasa (23/1) di Hotel Luminor Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.
Dirjen Otda, Akmal Malik kepada Tribun Kaltara mengatakan bahwa Pemprov Kaltara, termasuk lima Kabupaten/Kota memiliki skor dan status kinerja hasil evaluasi tahun 2023 sebesar 2,94 atau sangat baik.
Menurut Akmal Malik, angka capaian tersebut termasuk kategori tinggi.
"Untuk Kaltara sebagai daerah pemekaran perkembangannya cukup pesat, hanya tinggal 0,5 poin saja sudah mencapai kategori tinggi untuk provinsi dan Daerah Otonomi Baru," bebernya.
Baca juga: Raperda Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya di Kaltara, Tunggu Aturan Turunan Pergub
Menurutnya, ini adalah permasalahan teknis, jika diukur berdasarkan kinerja secara umum untuk Kaltara sudah sangat baik.
Hal tersebut dapat dilihat dari capaian indikator makro dibeberapa bidang seperti pendidikan dan pendapatan daerah, kesehatan dan ekonomi.
"Untuk permasalahan teknis dapat diperbaiki. Beberapa indikator makro bidang kesehatan dan pendidikan juga memperlihatkan hasil yang bagus," ungkapnya.
Dalam hal ini, Akmal Malik juga menjelaskan bahwa terdapat kelemahan seperti skor dan status yang dialami oleh Kabupaten Nunukan terletak pada kesalahan entry data base pada Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (SILPPD).
"Ini human error ya, biasanya saat entry data dan verifikasi lupa untuk submitted," sebutnya.
Selain itu, pria yang saat ini menjabat Pj Gubernur Kaltim ini juga meminta agar tidak lagi membandingan kinerja Kaltara dengan daerah induk seperti Jawa Barat, Sumatra yang notabenya berdiri jauh lebih lama dibanding Kaltara.
"Ini tidak aple to aple jika membandingkan kinerja daerah induk dengan daerah pemekaran.
Oleh sebab itu kami akan mencoba untuk melakukan penilaian atau pendekatan khusus untuk daerah yang hasil pemekaran," pungkasnya.
Akmal Malik meyakini, jika hal tersebut dilakukan dan melihat tren yang bagus, bukan tidak mungkin Kaltara akan menjadi daerah maju.
Baca juga: Diskominfo Bakal Pasang Jaringan Internet di 12 Daerah Blankspot di Kaltara
Berikut skor dan status dari lima Kabupaten/Kota menurut penilaian Direktorat Jendral Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri
1. Kabupaten Bulungan : 2,9253
2. Kabupaten Malinau : 2,7125
3. Kabupaten Nunukan : 1,6769
4. Kabupaten Tana Tidung : 3,2435
5. Kota Tarakan : 2,8947
Penulis : Desi Kartika
Direktur Jendral Otonomi Daerah
Ditjen Otda
Daerah Otonomi Baru
Kaltara
Akmal Malik
Pj Gubernur Kaltim
| BPS Dorong Ekonomi Kaltara tak Hanya Bertumpu Tambang, Perikanan dan Pertanian Punya Potensi Besar |
|
|---|
| Pencanangan Zona Integritas di Kalimantan Utara Dorong Birokrasi Bersih dan Melayani |
|
|---|
| Gubernur Kaltara Zainal Paliwang Pukul Gong Tanda Konreg PDBR Kasulampua 2026 Resmi Dibuka |
|
|---|
| Jadwal Penerbangan Hari Ini di Bandara Tanjung Harapan, Susi Air Terbangi Tanjung Selor-Long Bawan |
|
|---|
| BMKG Imbau Warga Hati-hati Buka Lahan, Risiko Kebakaran Meningkat Saat Cuaca Panas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Suasana-Penyampaian-Hasil-Evaluasi-Pemprov-Kaltara.jpg)