Rabu, 3 Juni 2026

Berita Bulungan Terkini

Kolaborasi Pelaku Usaha, Program Kursus Bahasa Mandarin Resmi Ditutup, 80 Siswa Dinyatakan Lulus

Menyongsong PSN kawasan industry hijau dengan menggandeng PT KIPI dengan melaksanakan kursus bahasa mandarin yang Diselenggarakan di Unikaltara.

Tayang:
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltara.com / Desi Kartika
Kegiatan penutupan atau Closing Ceremony Program Kursus Insentif Bahasa Mandarin (TribunKaltara.com / Desi Kartika) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dalam menyongsong kawasan industry hijau sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) adalah dengan menggandeng PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) dalam pemberian kursus bahasa mandarin.

Program ini telah berjalan mulai pertengahan Agustus 2023 dan berakhir pada awal Juli 2024 atau selama dua semester yang diselenggarakan di Universitas Kalimantan Utara (Unikaltara) yang melibatkan setidaknya 80 anak.

Bupati Bulungan, Syarwani dalam penutupan atau Closing Ceremony Program Kursus Insentif bahasa mandarin, Jumat (20/9/2024) menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya program pendidikan ini secara baik.

“Kita patut bersyukur karena semua anak-anak kita yang ikut di dalam kursus kegiatan ini telah mendapatkan pra syarat pemenuhan untuk mendapatkan sertifikasi bahasa mandarin,” kata Syarwani kepada media, Jumat (20/9/2024).

Baca juga: Penerjemah bahasa mandarin di Tarakan Lakukan Penipuan, Korban Rugi Rp 35 Juta, Begini Modusnya

Direktur PT KIPI Budi Santoso, bersama rektor Unikaltara dan beberapa pihak terkait meninjau asrama siswa peserta kursus intensif bahasa Mandarin di Rusunawa Tanjung Selor.
Direktur PT KIPI Budi Santoso, bersama rektor Unikaltara dan beberapa pihak terkait meninjau asrama siswa peserta kursus intensif bahasa mandarin di Rusunawa Tanjung Selor. (TRIBUNKALTARA.COM/ EDY NUGROHO)

Dalam kesempatan yang sama, Syarwani juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT KIPI atas kerjasama dan support yang selama ini diberikan kepada Pemkab Bulungan, utamannya dalam program kursus bahasa mandarin.

Menurutnya, ini merupakan salah satu bentuk sinergitas dan kolaborasi antara Pemkab Bulungan dengan para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Bulungan.

Ia berharap melalui program vokasi atau kursus bahasa mandarin menjadi salah satu langkah bagi Pemkab Bulungan dalam menyiapkan SDM yang berkualitas dan unggul di Kabupaten Bulungan.

“Tentu ini akan menjadi bekal bagi anak-anak kita untuk kedepannya minimal dalam penguasaan bahasa mandarin,” sebutnya.

Mengingat kegiatan industry hijau yang sedang berjalan di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan sebagian besar merupakan kegiatan investasi dari luar negeri, Tiongkok.

“Untuk anak-anak kita di Bulungan, minimal kita persiapkan dari segi bahasa, sehingga dapat memudahkan dalam komunikasi dan juga interaksi untuk kegiatan-kegiata investasi di kawasan industry,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Bulungan juga mengharapkan adanya dukungan dari masyarakat dalam pembangunan kawasan industry hijau di Kabupaten Bulungan.

“Karena ini adalah bagian upaya dari percepatan pembangunan untuk mencapai kabupaten bulungan yang lebih baik dengan hadirnya sektor swasta,” tandasnya.

Sementara itu, dikesampatan yang sama Direktur PT KIPI, Budi Santoso juga menyampaikan bahwa program pendidikan vokasi kursus bahasa mandarin menjadi bukti nyata keterlibatan masyarakat dalam pembangunan kawasan industry hijau di Bulungan.

“Kami dari PT KIPI akan berusaha senantiasa membantu untuk melibatkan masyarakat bulungan untuk berpartisipasi denga perusahaan kami, salah satunya ya dengan vokasi mandarin ini,” terangnya.

Santoso berharap agar kerjasama antara PT KIPI dan Pemkab Bulungan dapat terus terjalin bahkan untuk kerjasama lainnya sebagai bentuk sinergitas antara Pemkab Bulungan dan PT KIPI.

Baca juga: Disdikbud Kaltara Fokus Cari Guru bahasa mandarin, Jepang dan Inggris, Ditempatkan di SMK

Rektor Universitas Kalimantan Utara, Didi Ardiansyah juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan kepada kampusnya dalam melaksanakan program kursus bahasa mandarin

Didi menyampaikan, jika program kursus bahasa mandarin akan berlanjut, pihak Universitas Kaltara siap jika ditunjuk kembali.

“Kami menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pelaksanaan selama ini banyak kekurangan, dan terimkasih atas kesempatan yang diberikan. Jika kemudian program vokasi kursus bahasa mandarin berlanjut, Universitas Kaltara akan siap kembali,” tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved