Berita PPU Terkini
Pemkab PPU Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Diprediksi Terjadi pada Akhir 2024-Awal 2025
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara ( Pemkab PPU ) bersiap siaga menghadapi bencana hidrometeorologi yang diprediksi terjadi pada awal 2024.
TRIBUNKALTARA.COM , PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara ( Pemkab PPU ) bersiap siaga menghadapi bencana hidrometeorologi.
Hal itu setelah Pemkab PPU melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) menggelar apel kesiapsiagaan penanganan bencana, beberapa waktu lalu.
Kesiapan BPBD PPU mulai dari ketersediaan peralatan yang memadai, hingga sumber daya manusia (SDM) yang terlatih.
"Keterlibatan seluruh pihak baik itu pemkab, swasta dan stakeholders lainnya dalam penanggulangan bencana harus dipastikan siap, baik itu secara personil maupun peralatan," ungkap Pj Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin, Minggu (17/11/2024).
Ia menjelaskan, prediksi bencana hidrometeorologi terjadi pada akhir 2024 hingga awal 2025 mendatang.
Yang mana pada rentan waktu tersebut, terjadi fenomena yang berkaitan dengan cuaca, iklim, dan interaksi antara atmosfer dengan air.
Baca juga: Pemkab PPU Sambut Baik Kebijakan Presiden Prabowo Hapuskan Utang Nelayan, Petani dan UMKM
Adapun beberapa contoh dari bencana hidrometeorologi yang sering terjadi yaitu banjir, tanah longsor, kekeringan, dan angin puting beliung.
Semua bencana ini mengandung potensi bahaya yang sangat besar, dan seringkali menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.
Pemkab PPU kata dia, membangun kesiapsiagaan dengan sistem penanggulangan bencana yang terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh untuk menuju kabupaten tangguh bencana.
"Bencana ini, meskipun seringkali tidak dapat diprediksi dengan tepat, dampaknya bisa sangat merusak dan mengancam keselamatan jiwa, harta benda, serta kelangsungan hidup masyarakat," jelasnya.
Baca juga: Pj Bupati Zainal Arifin Kick Off Gerakan Bersih Lingkungan di Kecamatan Sepaku PPU
Pj Bupati juga mengajak seluruh masyarakat agar meningkatkan pemahaman dan kesadaran, akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya bencana hidrometeorologi.
Banyak faktor yang berperan sebagai pemicu terjadinya bencana ini, seperti perubahan iklim global yang semakin mempengaruhi pola cuaca, pemanasan global menyebabkan meningkatnya frekuensi dan intensitas bencana hidrometeorologi.
“Kita perlu beradaptasi dengan kondisi ini, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan yang ada serta terus memperhatikan segala perubahan cuaca, iklim dan alam sekitar kita dalam meminimalisir terjadinya bencana," pungkasnya. (*/ADV)
Penulis : Nita Rahayu
| TOK! ASN Pemkab PPU Divonis Hukuman 1 Bulan Penjara: Terbukti Bersalah Terlibat Kampanye Pilkada |
|
|---|
| Disdikpora PPU Gelar Forum Konsultasi Publik dan Review Standar Pelayanan Tahun Anggaran 2024 |
|
|---|
| Pj Bupati PPU Lepas Peserta Run & Walk 5K MAN BABE 2024, Gelorakan Semangat Persatuan |
|
|---|
| Upaya Tarik Investor untuk Menanamkan Modal di Benua Taka, Pemkab PPU Tawarkan Insentif Berusaha |
|
|---|
| Serapan Sampah di Bank Sampah Induk PPU Belum Maksimal, Kesadaran Masyarakat masih Minim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/pj-bupati-simulasi-bencana.jpg)