Pilkada Kaltara

Adu Gagasan di Debat Publik Pilgub Kaltara, Irianto Lambrie-Irwan Sabri Paparkan Program Prioritas

Penulis: Mohamad Supri
Editor: M Purnomo Susanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara Nomor Urut 2, Irianto Lambrie - Irwan Sabri. (HO/Tangkapan Layar You Tube Official Tribun Kaltara)

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Adu gagasan di debat publik Pilgub Kaltara, Irianto Lambrie-Irwan Sabri paparkan program prioritas.

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Pilgub Kaltara) nomor urut 1, Irianto Lambrie-Irwan Sabri (Iraw) memaparkan program unggulannya, Senin (30/11/2020).

Pada Debat publik ke tiga Pilgub Kaltara tersebut, Calon Gubernur Kaltara nomor urut 1, Irianto Lambrie menyampaikan program prioritasnya sesuai tema debat.

Baca juga: Udin Hianggio-Undunsyah Beber Program Kerja di Debat Terakhir Pilgub Kaltara, Buat 2 Klaster Besar

Baca juga: Hak Akses Hutan & Minimalisir Potensi Konflik, Zainal-Yansen Canangkan Regulasi Pro Masyarakat Adat

Baca juga: Pemeran Pria Video Mesum Mirip Gisel Terungkap? Nama Joshua March Terseret, Akui Geli Sendiri

"Melalui kesempatan ini, Iraw akan memaparkan sejumlah program prioritas sesuai tema debat," ujar Irianto.

Di bidang ekonomi, Iraw akan melanjutkan pembangunan yang telah diinisiasi sebelumnya.

Program tersebut antara lain melanjutakan pembangunan PLTA Sungai Kayan dan sungai lainnya. Pembangunan kawasan industri dan pelabuhan internasional di Tanah Kuning dan Mangku Padi.

Termasuk pembangunan kota mandiri Tanjung Selor, pengembangan dan peningkatan Bandara, pelabuhan laut dan dermaga.

Irianto turut memaparkan sejumlah program prioritas di bidang infrastruktur, sarana dan prasarana serta peningkatan di bidang ekspor.

Selain itu, peningkatan taraf hidup masyarakat melalui koperasi, usaha kecil menengah dan pemberdayaan petani dan nelayan.

Di sektor pertanian, Irianto menyampaikan Iraw akan melanjutkan program intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian melalui sistem pertanian berkelanjutan.

"Termasuk melanjutkan program pupuk bersubsidi, peralatan dan mesin pertanian, penyuluh pertanian dan pelatihan SDM Petani," ucapnya.

Menurut Irianto, melalui program masyarakat pintar dan mandiri (Mapan).

Di Sektor energi lanjut Irianto, Iraw akan menginisisasi program listrik menyala 24 jam. Program tersebut untum meningkatkan rasio elektrifikasi khususnya untuk desa terpencil, terisolasi dan terluar.

BBM bersubsidi juga akan diperluas untuk wilayah pedalaman dan perbatasan.

Halaman
12

Berita Terkini