DPRD Kaltara
DPRD Kaltara Soroti Lambatnya PAD, Desak Pemerintah Percepat Digitalisasi dan Benahi BUMD
Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Utara kembali menjadi sorotan.
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Utara kembali menjadi sorotan.
DPRD menilai proses peningkatan PAD berjalan terlalu lambat dan berisiko mempersempit ruang fiskal pemerintah dalam mengeksekusi pembangunan strategis.
Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Aluh Berlian, menyebut pemerintah daerah harus bergerak lebih agresif untuk mendorong sektor-sektor penyumbang pendapatan.
Ia menilai stagnasi PAD dapat menghambat program pembangunan yang telah direncanakan.
Baca juga: Fraksi PPR DPRD Kaltara: Pemberian Beasiswa Harus Tepat Sasaran
“Peningkatan PAD itu kebutuhan mendesak. Tanpa pendapatan yang memadai, pembangunan tidak bisa berlari kencang,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Selain itu, Aluh juga menyoroti khusus lambatnya transformasi digital pada layanan pajak dan retribusi.
Padahal, menurutnya, digitalisasi merupakan instrumen utama untuk meningkatkan akurasi pendataan, mempersempit peluang kebocoran, dan memudahkan wajib pajak.
Hal ini tentu bermuara pada performa PAD di daerah nantinya.
Baca juga: DPRD Beri Apresiasi Implementasi Satu Data Daerah oleh Pemprov Kaltara
“Sistem digital itu bukan sekadar tren. Itu kebutuhan untuk memastikan pendapatan benar-benar masuk ke kas daerah,” tegasnya.
“Dengan data akurat, perencanaan anggaran bisa lebih presisi.” imbuhnya.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu
Pendapatan Asli Daerah
Ketua DPRD Kaltara
Sekwan DPRD Kaltara
Mohammad Pandi
DPRD Kaltara
Achmad Djufrie
Kaltara
Aluh Berlian
PAD
| DPRD Kaltara Soroti Peran BLK, Kunci Siapkan Tenaga Kerja Lokal Hadapi Industri Hijau |
|
|---|
| Pansus II DPRD Kaltara Bahas Ranperda Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan |
|
|---|
| Ketua DPRD Kaltara Terima Kunjungan BNN, Tekankan Penguatan Sinergi Berantas Narkoba |
|
|---|
| Pansus I DPRD Kaltara Matangkan Raperda Penghargaan Daerah, Dorong Sistem Apresiasi Lebih Terukur |
|
|---|
| DPRD Kaltara Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Pilar Masa Depan, Syamsuddin Arfah: Tak Bergantung SDA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-III-Aluh-Berlian-saat-diwawancara-media.jpg)