Selasa, 21 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Reses Anggota DPRD Kaltara Supaad Diserbu, Warga Minta Mesin Potong Rumput hingga Perbaikan Atap

Hadiri reses yang digelar Anggota DPRD Kaltara Supaad Hadianto, Selasa 17 Februari 2026 warga minta mesin potong rumput untuk kerja bakti.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TribunKaltara.com/Andi Pausiah
RESES DPRD KALTARA - Kegiatan reses anggota DPRD Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, di Kelurahan Juata Permai, Kota Tarakan, berubah menjadi ajang curhat terbuka warga, Selasa (17/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Berikut adalah ringkasan yang paling padat:
  • Warga Juata Permai menyampaikan keluhan langsung kepada anggota DPRD Kaltara terkait lambatnya pembangunan selama puluhan tahun.
  • Masyarakat meminta bantuan alat kerja bakti seperti kendaraan roda tiga dan mesin potong rumput sebagai aset resmi lingkungan.
  • Sorotan utama tertuju pada kondisi gedung pertemuan yang rusak dan penyelesaian pengaspalan jalan yang belum tuntas.

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN- Kegiatan reses  yang dilakukan Anggota DPRD Kaltara Supaad Hadianto di Kelurahan Juata Permai, Tarakan, Kalimantan Utara berubah menjadi ajang curhat terbuka bagi warga, Selasa (17/2/2026).

Di reses ini berbagai permintaan dilontarkan warga di hadapan legislator Provinsi Kaltara tersebut. Mulai dari minta kendaraan roda tiga untuk kerja bakti, mesin potong rumput, hingga perbaikan atap gedung pertemuan, semua disampaikan langsung 

Dalam reses yang digelar di kawasan Intraca ini turut dihadiri perwakilan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Tarakan. Hadir pula tokoh masyarakat, pengurus RT, serta Ketua Koperasi Merah Putih Juata Permai.

Suparno, Ketua RT 11 Kelurahan Juata Permai, menjadi salah satu warga yang menyuarakan aspirasi. Ia menyinggung kondisi wilayah Juata Permai yang menurutnya butuh penanganan khusus secara geografis.

Baca juga: Anggota Komisi III DPRD Bulungan Terima Aprisasi Masyarakat Saat Reses, Infrastruktur dan Kesehatan

“Kami sudah 30 tahun di Intraca. Baru tiga bulan lalu jalan diaspal halus walaupun terpotong. Itu pun setelah melalui proses panjang,” ujar Suparno.

Ia menjelaskan, selama ini warga aktif mengikuti musrenbang di tingkat kelurahan hingga kecamatan. Bahkan delegasi dari wilayah utara sudah berkali-kali menyampaikan usulan pembangunan.

Namun, kebutuhan dasar warga menurutnya masih belum terpenuhi sepenuhnya.

“Kami mohon izin, apakah bisa ajukan proposal untuk kendaraan roda tiga, sifatnya untuk kerja bakti massal. Itu inventaris warga Juata Permai,” pintanya.

Tak hanya itu, Suparno juga menyoroti minimnya mesin potong rumput di lingkungan RT.

“Selama ini kalau gotong royong kami masih pakai parang. Mesin potong rumput baru ada di beberapa RT saja. Kami pernah ajukan bantuan, tapi faktanya diambil pengurusnya. Mudah-mudahan dengan Pak Supaad Hadianto bisa direalisasikan dan jadi inventaris resmi,” tegasnya.

Baca juga: Gelar Reses, Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie Serap Aspirasi Jamaah Majelis Talim Hadrah Basaudan

Ia juga mengungkapkan kondisi gedung pertemuan yang berdiri di atas fasilitas umum (fasum) yang dulunya dikelola koperasi.

“Sudah 30 tahun dikelola. Sekarang kondisinya sangat memprihatinkan. Atapnya perlu perbaikan seng. Kegiatan warga masih pakai gedung itu,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Suroso, warga RT 7 Juata Permai. Ia berharap bantuan mesin potong rumput baru karena yang ada saat ini sudah rusak.

“Mesin rumput kami sudah bobrok. Kalau Pak Supa’ad sering sedekah, tolong kami disedekahi mesin potong rumput,” ucapnya disambut tawa warga.

Selain itu, ia menyoroti lampu jalan yang mulai redup bahkan mati di beberapa titik. “Ada sekitar empat titik lampu yang tidak menyala. Mohon bisa dibantu,” katanya.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved