Berita Kaltara Terkini
BBM di Wilayah Perbatasan Masih Langka, DPRD Kaltara Soroti Distribusi hingga Pengawasan
Hingga saat ini ternyata masyarakat perbatasan dan pedalam Kalimatan Utara seperti Sebatik, Lumbis dan Sebukut kesulitan mendapatkan BBM.
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Arming, menyoroti masyarakat perbatasan dan pedalaman seperti Sebatik, Lumbis, dan Sebuku masih kesulitan dapatkan BBM meski kuota dinyatakan aman.
- Persoalan distribusi tidakrata ini dinilai berdampak langsung pada aktivitas harian dan roda ekonomi masyarakat lokal yang sangat bergantung pada transportasi jalur darat maupun sungai.
- DPRD Kaltara mendesak pemerintah dan instansi terkait perketat pengawasan penyaluran di lapangan, bukan sekadar rapat koordinasi.
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Meski kuota bahan bakar minyak (BBM) disebut mencukupi, masyarakat di sejumlah wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Utara (kaltara) masih kerap kesulitan mendapatkan pasokan.
DPRD Kaltara meminta pemerintah dan pihak terkait memperketat pengawasan distribusi agar kelangkaan tidak terus berulang.
Hal ini disinyalir adanya distribusi BBM yang masih belum merata di wilayah perbatasan dan pedalaman Kaltara.
Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Arming menyebutkan bahwa masyarakat di sejumlah daerah seperti Sebatik, Lumbis hingga Sebuku masih sering mengalami kesulitan mendapatkan BBM.
Baca juga: Harga BBM Non Subsidi Bikin Nelayan Mangkupadi Bulungan Tercekik, Terancam Tinggalkan Profesi
Menurutnya, kondisi di lapangan berbeda dengan laporan yang menyebut ketersediaan kuota BBM dalam kondisi aman dan mencukupi.
“Di beberapa wilayah perbatasan dan pedalaman, masyarakat masih kesulitan mendapatkan BBM,” ujarnya.
Ia menilai persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat, khususnya di daerah yang bergantung pada distribusi jalur darat maupun sungai.
Karena itu, Arming meminta pengawasan distribusi BBM dilakukan secara serius dan berkelanjutan agar penyaluran tepat sasaran.
Menurutnya, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan melalui rapat koordinasi maupun kesepakatan sementara tanpa pengawasan nyata di lapangan.
Baca juga: DPRD Kaltara tak Tinggal Diam, Perketat Pengawasan Distribusi BBM di Bulungan
“Kalau pengawasan tidak berjalan maksimal, kelangkaan akan terus terjadi,” katanya.
Ia berharap pemerintah bersama pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk memastikan distribusi BBM benar-benar menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan terpencil dan perbatasan.
“Jangan sampai daerah perbatasan terus menjadi wilayah yang paling terdampak,” tegasnya.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu
BBM
wilayah perbatasan
Kalimantan Utara
pengawasan
distribusi
Anggota Komisi III DPRD Kaltara
Arming
masyarakat
TribunKaltara.com
| Anggota DPRD Kaltara Dino Andrian Serap Aspirasi Nelayan di Tarakan, Usulan Diklaim Masuk APBD 2026 |
|
|---|
| Dinilai Perkuat Ekonomi Masyarakat, Ketua DPRD Kaltara Dukung Koperasi Desa Merah Putih |
|
|---|
| Mahasiswi Asal Nunukan Jadi Korban Kekerasan Seksual di Makassar, Tamara Minta Pelaku Dihukum Berat |
|
|---|
| Kadin Kaltara Khawatir Kenaikan Harga BBM Bisa Picu PHK, Minta Pemerintah Buka Kran Investasi |
|
|---|
| Kebijakan WFA Sukses Pangkas Tagihan Listrik dan Air Pemprov Kaltara, jadi Rp900 Jutaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-III-DPRD-Kaltara-Arming-19052026.jpg)