Berita Malinau Terkini
Ribuan Ikan Sungai jadi Magnet Utama Liburan ke Setulang Malinau
Konsep ekowisata membuat Objek Wisata Tane Olen di Desa Setulang Malinau selalu diminati pengunjung.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
Ringkasan Berita:
- Tane Olen dikenal dengan keasrian alam dan interaksi langsung dengan ribuan ikan hasil konservasi (Pelian, Bencayon, Salap).
- Tahun 2025 hingga September tercatat 15.801 kunjungan, meningkat dari 12.832 kunjungan pada 2024; libur Natal 2025 bahkan mencapai 5.000 pengunjung.
- Daya tarik utama Tane Olen yakni aensasi memberi makan ikan di sungai jernih, kreativitas warga dalam menjaga lingkungan, serta pengalaman wisata yang ramah keluarga dan berkelanjutan.
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU – Selain keasrian alamnya, daya tarik utama yang membuat Objek Wisata Tane Olen di Desa Setulang, Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ), selalu diminati adalah konsep ekowisatanya.
Destinasi wisata yang bisa ditempuh lebih dari 1 jam dari pusat Kota Malinau ini, mencatat angka kunjungan terbanyak setiap tahun.
Sebelumnya diberitakan TribunKaltara.com, Tahun 2025, periode hingga September 2025 tercatat ada 42.992 kunjungan wisatawan di Malinau.
Objek wisata Tane Olen menyumbang 15.801 kunjungan, dan Desa Wisata Setulang berkontribusi 3.031 kunjungan.
Tren serupa tercatat pada tahun 2024, Tane Olen mencatat 12.832 kunjungan dan Desa Wisata Setulang 3.320 kunjungan dari total 73.578 pengunjung per tahun.
Selain alam, Fenomena interaksi langsung dengan ikan ini menjadi primadona bagi pewisata yang mengisi waktu libur.
Baca juga: Libur Natal 2025, Objek Wisata Tane Olen Setulang Malinau Kaltara Diserbu 5 Ribu Wisatawan
Ribuan Ikan dari Berbagai Jenis
Keberadaan ikan-ikan ini merupakan hasil dari upaya konservasi dan pelestarian yang dilakukan secara konsisten oleh pemerintah dan warga setempat.
Pramuwisata Tane Olen, Yan, menceritakan bahwa populasi ikan di sungai Tane Olen telah berkembang pesat sejak pelepasan bibit pada April 2025 lalu.
"Ada tiga jenis ikan utama di sini: ikan Pelian, ikan Bencayon, dan ikan Salap.
Dari pelepasan bibit kurang lebih 2.500 ekor, sekarang jumlahnya sudah mencapai ribuan," Katanya.
Interaksi paling seru diminati adalah saat pemberian makan ikan.
Oleh karena itu, pengelola sangat menyarankan pengunjung untuk mempersiapkan pakan ikan sebelum tiba di lokasi.
| PT KHN Sambut Kelulusan 49 Warga Belajar Kejar Paket dari Desa Paking dan Harapan Maju |
|
|---|
| Harga Pertamax di Malinau Kini Rp 16.900 per Liter, Warga Pilih Beralih ke Pertalite Rp 10 Ribu |
|
|---|
| Perkuat Ekonomi Desa, Bupati Malinau Dorong Swasembada Pakan Ternak |
|
|---|
| Pelaku Usaha di Malinau Keluhkan Omzet Laundry Turun, Biasa 7 Orang Datang Kini Tinggal 1 dan 2 |
|
|---|
| Mampu Jaga Kondusifitas Lingkungannya, Berahim Terpilih Lagi Ketua RT 14 Tanjung Lapang di Malinau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Ribuan-ikan-mendekati-pengunjung-saat-diberi-makan-di-Tane-Olen.jpg)