Selasa, 21 April 2026

Berita Tarakan Terkini

Pengakuan Soleh, Penjual Sapi di Tarakan yang Terhimpit Modal hingga Kurangi Pasokan

Begini pengakuan Soleh, seorang penjual sapi di Tarakan yang mengaku terhimpit modal hingga terpaksa kurangi pasokan jelang Idul Adha 2026.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Andi Pausiah
PANTAU SAPI - Pak Soleh saat memantau sapi di lokasi penjualan wilayah Pasir Putih, Kelurahan Karang Anyar, Kota Tarakan, Sabtu (18/4/2026). Begini pengakuan Soleh, seorang penjual sapi di Tarakan yang mengaku terhimpit modal hingga terpaksa kurangi pasokan jelang Idul Adha 2026. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

Akibatnya, pasokan sapi yang masuk ke Tarakan ikut berkurang.

“Belum ada yang pesan juga. 

Biasanya ada saja yang datang duluan,” ujarnya.

Di lapaknya kini, sekitar 50 hingga 55 ekor sapi masih bertahan. 

Jumlah itu sebenarnya tak jauh berbeda dari tahun lalu, namun perputaran penjualan melambat. 

Ia hanya bisa menunggu pembeli datang, sambil tetap merawat ternaknya semampu yang ia bisa.

Baginya, merawat sapi tak ubahnya menjaga kesehatan manusia, perlu ketelatenan dan kesabaran.

“Sapi itu rawan. 

Kadang sehat, kadang sakit. 

Sama seperti kita manusia. 

Kita juga nggak tahu kapan,” ujarnya.

Baca juga: Sampel Darah Ratusan Ekor Sapi di Tarakan Diperiksa Jelang Idul Adha, Bagaimana Hasilnya?

Bertahun-tahun menjalani profesi ini, meninggalkan begitu saja bukan perkara mudah. 

Ia memilih tetap bertahan, meski dengan segala keterbatasan.

Di tengah kondisi yang serba tidak pasti, Pak Soleh mencoba menjalani semuanya dengan sikap sederhana.

“Jalani saja. 

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved