Berita Tarakan Terkini
Pengakuan Soleh, Penjual Sapi di Tarakan yang Terhimpit Modal hingga Kurangi Pasokan
Begini pengakuan Soleh, seorang penjual sapi di Tarakan yang mengaku terhimpit modal hingga terpaksa kurangi pasokan jelang Idul Adha 2026.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
Akibatnya, pasokan sapi yang masuk ke Tarakan ikut berkurang.
“Belum ada yang pesan juga.
Biasanya ada saja yang datang duluan,” ujarnya.
Di lapaknya kini, sekitar 50 hingga 55 ekor sapi masih bertahan.
Jumlah itu sebenarnya tak jauh berbeda dari tahun lalu, namun perputaran penjualan melambat.
Ia hanya bisa menunggu pembeli datang, sambil tetap merawat ternaknya semampu yang ia bisa.
Baginya, merawat sapi tak ubahnya menjaga kesehatan manusia, perlu ketelatenan dan kesabaran.
“Sapi itu rawan.
Kadang sehat, kadang sakit.
Sama seperti kita manusia.
Kita juga nggak tahu kapan,” ujarnya.
Baca juga: Sampel Darah Ratusan Ekor Sapi di Tarakan Diperiksa Jelang Idul Adha, Bagaimana Hasilnya?
Bertahun-tahun menjalani profesi ini, meninggalkan begitu saja bukan perkara mudah.
Ia memilih tetap bertahan, meski dengan segala keterbatasan.
Di tengah kondisi yang serba tidak pasti, Pak Soleh mencoba menjalani semuanya dengan sikap sederhana.
“Jalani saja.
| Geliat Penjualan Sapi di Pasir Putih Tarakan Jelang Idul Adha, Harga Rp 20 Juta hingga Rp 70 Juta |
|
|---|
| Sampel Darah Ratusan Ekor Sapi di Tarakan Diperiksa Jelang Idul Adha, Bagaimana Hasilnya? |
|
|---|
| Enam Speedboat Siap Berangkat dari Tarakan ke Pulau Bunyu, Cek Jadwalnya Berikut Ini |
|
|---|
| Rumah di RT 9 Beringin 1 Tarakan Nyaris Terbakar, Beruntung Hanya Gorden dan Ambal yang Hangus |
|
|---|
| Mengenal Mangrove Edupark Lestari di Tarakan, Dulu Tambak Terbengkalai Kini Jadi Hutan Hijau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Pak-Soleh-saat-memantau-sapi-di-lokasi-penjualan-wilayah-Pasir-Putih.jpg)