Berita Tarakan Terkini
Pengakuan Soleh, Penjual Sapi di Tarakan yang Terhimpit Modal hingga Kurangi Pasokan
Begini pengakuan Soleh, seorang penjual sapi di Tarakan yang mengaku terhimpit modal hingga terpaksa kurangi pasokan jelang Idul Adha 2026.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
Kita ini cuma jalani saja.
Nggak usah mengeluh betul.
Sabar aja.
Karena manusia cuma bisa jalani saja," akunya.
Dari sisi harga sapi, kata Pak Soleh, paling mahal dihargai Rp 45 juta ukuran besar.
Padahal tahun lalu di harga sekitar Rp 40 jutaan.
Kenaikannya sangat terasa lantaran pasokan dari Gorontalo juga naik.
"Kemarin saya cuma dapat 15 sapi itu sudah sama stok di sini karena modal terbatas," ujarnya.
Sejauh ini ada saja pembeli datang bertanya-tanya.
Ada yang memesan juga namun tidak menggunakan DP.
"Kami modal kepercayaan saja," akunya.
Karena sistem itu, kadang ada saja calon pembeli membatalkan sepihak.
Ia tak bisa mengubah sistem penjualan dan tetap menerapkan keyakinan bahwa penjualan tak perlu DP banyak.
"Ternyata ada saja sudah beli di lain dan lupa ngabari kami.
Ya begitulah.
Tapi ada juga pesan dan betul-betul bayar sampai selesai," pungkasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
Baca Berita Terkini Tribun Kaltara di Google News
| Geliat Penjualan Sapi di Pasir Putih Tarakan Jelang Idul Adha, Harga Rp 20 Juta hingga Rp 70 Juta |
|
|---|
| Sampel Darah Ratusan Ekor Sapi di Tarakan Diperiksa Jelang Idul Adha, Bagaimana Hasilnya? |
|
|---|
| Enam Speedboat Siap Berangkat dari Tarakan ke Pulau Bunyu, Cek Jadwalnya Berikut Ini |
|
|---|
| Rumah di RT 9 Beringin 1 Tarakan Nyaris Terbakar, Beruntung Hanya Gorden dan Ambal yang Hangus |
|
|---|
| Mengenal Mangrove Edupark Lestari di Tarakan, Dulu Tambak Terbengkalai Kini Jadi Hutan Hijau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Pak-Soleh-saat-memantau-sapi-di-lokasi-penjualan-wilayah-Pasir-Putih.jpg)